-63-
Upaya pantauan peningkatan daya saing dan kemandirian usaha Obat
dan Makanan saat ini masih ditekankan pada kepatuhan pemenuhan Good
Regulatory Practices yaitu Good Manufacturing Practices (GMP), Good
Laboratory Practices (GLP) dan Good Clinical Practices (GCP). Ke depan,
diperlukan upaya peningkatan daya saing dan kemandirian usaha Obat dan
Makanan dengan dukungan insentif khusus untuk usaha Obat dan Makanan
yang telah melakukan investasi berbasis riset dan inovasi, baik untuk bahan
baku maupun produk jadi8. Oleh karena itu Instruksi Presiden No. 6 Tahun
2016 mengenai pengembangan industri farmasi dan alat kesehatan perlu
dioptimalkan dengan menyusun roadmap yang mencakup (i) prioritas
pengembangan produk, antara lain produk yang berbasis herbal dan
bioteknologi , (ii) insentif ilmiah dan teknis misalnya penetapan skema
prioritas untuk pelaksanaan uji klinik dan pendaftaran produk inovasi, (iii)
insentif untuk produk ekspor dan insentif ekonomi lainnya seperti
pemotongan pajak, dan (iv) koordinasi lintas-sektoral.
Mengingat salah satu komponen untuk peningkatan daya saing
adalahnya tersedianya produk yang dapat di pasarkan, maka upaya
efisiensi dan efektivitas registrasi produk Obat dan Makanan tanpa
mengabaikan persyaratan khasiat/manfaat, keamanan dan mutu perlu
terus ditingkatkan. Sebagai contoh, untuk bidang obat, ketentuan baru
tentang kriteria dan tata cara pendaftaran tahun 2017 terkait penerapan
reliance system9 dan dukungan akan OSS (Online Single Submission)10 perlu
dilaksanakan dengan sungguh-sungguh. Disamping itu, perlu dilakukan
penyempurnaan mekanisme pendaftaran online produk Obat dan Makanan
di tingkat pusat (BPOM) dan tingkat provinsi (Balai POM) untuk mendukung
proses pendaftaran Obat dan Makanan, serta pembinaan dan penyiapan
berkas pendaftaran oleh industri UMKM khususnya untuk Obat Tradisional
obat-obatan, kosmetik dan pangan industri rumah tangga.
Daya saing pelaku usaha pangan juga menjadi fokus bagi BPOM
melalui Program Manajemen Risiko (PMR) yang menekankan kemandirian
pelaku usaha dalam penjaminan penerapan Sistem Manajemen Keamanan
Pangan. Konsep ini menekankan kepada upaya-upaya preventif oleh pelaku
8
UNESCO, survey to support SDGs goal 9, 2013 dan berbagai sumber lain (GPFI, seminar Penta Helix, UnPad, 2016; informasi
inovasi obat di China dan India)
9 BPOM, Peraturan BPOM No 26 Tahun 2017 tentang Kriteria dan Tata Laksana Pendaftaran Obat (Buku Coklat)
10
Presentasi Kementrian Koordinator Bidang Perekonomian Republik Indonesia, Reformasi Perijinan Berusaha dan OSS (Online
Single Submission), 18 Mei 2018