Nomor  
Sifat  
: T-PW.01.02.33.03.26.197  
: Asli  
Jakarta,
17 Maret 2026  
Lampiran : 1 (satu) berkas  
Hal : Himbauan Pelaksanaan dan Pelaporan Kegiatan Produksi,  
Importasi, dan Peredaran Obat sesuai Ketentuan Berlaku  
Yth. Pimpinan dan Penanggung Jawab Industri Farmasi  
(sesuai daftar terlampir)  
Dalam rangka peningkatan kepatuhan sarana produksi obat dalam hal pelaksanaan  
dan pelaporan kegiatan produksi, importasi, dan peredaran obat sesuai dengan  
peraturan sebagai berikut:  
1. Lampiran II PP Nomor 28 Tahun 2025 Perizinan Berusaha untuk Menunjang  
Kegiatan Usaha;  
2. Peraturan Badan Pengawas Obat dan Makanan Nomor 19 Tahun 2025 Tentang  
Perubahan atas Peraturan Badan Pengawas Obat dan Makanan Nomor 9 Tahun  
2024 Tentang Pedoman Tindak Lanjut Hasil Pengawasan Obat, Bahan Obat,  
Narkotika, Psikotropika, Prekursor, dan Zat Adiktif;  
3. Peraturan Badan Pengawas Obat dan Makanan Nomor 14 Tahun 2023 Tentang  
Perubahan Atas Peraturan Badan Pengawas Obat dan Makanan Nomor 2 Tahun  
2022 Tentang Pelaporan Kegiatan Industri Farmasi dan Pedagang Besar Farmasi;  
maka bersama ini kami beritahukan hal-hal sebagai berikut:  
1. Sarana produksi obat yang mendapatkan izin edar obat memiliki kewajiban  
memproduksi atau mengimpor obat paling lambat 1 (satu) tahun sejak tanggal  
persetujuan izin edar obat sebagimana diatur pada Lampiran II PP Nomor 28  
Tahun 2025 Perizinan Berusaha untuk Menunjang Kegiatan Usaha;  
2. Kewajiban dan sanksi yang berlaku terhadap pelanggaran kewajiban pelaksanaan  
dan pelaporan kegiatan produksi, importasi, dan peredaran obat telah diatur  
dalam Lampiran 1 - Peraturan Badan Pengawas Obat dan Makanan Nomor 19  
Tahun 2025 Tentang Perubahan atas Peraturan Badan Pengawas Obat dan  
Makanan Nomor 9 Tahun 2024 Tentang Pedoman Tindak Lanjut Hasil  
Pengawasan Obat, Bahan Obat, Narkotika, Psikotropika, Prekursor, dan Zat  
Adiktif sebagai berikut:  
a. Pembekuan Izin Edar dikenakan kepada fasilitas produksi jika memenuhi  
kriteria:  
-
tidak melaksanakan produksi, importasi, dan/atau peredaran obat selama  
12 (dua belas) bulan berturut-turut;  
Dokumen ini telah ditandatangani secara elektronik menggunakan sertifikat elektronik  
yang diterbitkan oleh Balai Besar Sertifikasi Elektronik (BSrE), Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN).  
-2-  
-
tidak menyampaikan laporan, menyampaikan laporan yang tidak terjamin  
kebenaran dan keabsahannya, dan/atau menyampaikan laporan yang  
tidak sesuai dengan batas waktu terkait dengan kegiatan produksi obat  
termasuk obat impor kepada Kepala Badan sebanyak 4 (empat) kali  
secara berturut-turut.  
b. Pencabutan Izin Edar dikenakan kepada fasilitas produksi jika memenuhi  
kriteria tidak melaksanakan produksi, importasi, dan/atau peredaran obat  
selama 24 (dua puluh empat) bulan berturut-turut.  
3. Mekanisme pelaporan kegiatan industri farmasi diatur dalam Peraturan Badan  
Pengawas Obat dan Makanan Nomor 14 Tahun 2023 Tentang Perubahan Atas  
Peraturan Badan Pengawas Obat dan Makanan Nomor 2 Tahun 2022 Tentang  
Pelaporan Kegiatan Industri Farmasi dan Pedagang Besar Farmasi.  
4. Berkaitan dengan hal tersebut, Saudara diminta untuk:  
a. mengembalikan NIE untuk produk yang sudah tidak diproduksi, diimpor, atau  
diedarkan apabila sudah tidak diproduksi dalam kurun waktu 12 (dua belas)  
bulan;  
b. secara rutin melaporkan kegiatan produksi, importasi, dan/atau peredaran  
obat terhadap seluruh NIE yang dimiliki secara elektronik melalui sistem e-  
c. memastikan bahwa seluruh kegiatan produksi, importasi, dan/atau peredaran  
obat yang dilaporkan terjamin kebenaran dan keabsahannya, serta dilaporkan  
sesuai batas waktu yang ditetapkan.  
Ketidakpatuhan terhadap pelaporan kegiatan industri farmasi dimaksud dapat  
dikenakan sanksi administratif sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan yang  
berlaku. Dalam hal terdapat kendala dalam pelaporan kegiatan dimaksud, Saudara  
dapat menghubungi layanan konsultasi e-Was melalui whatsapp (pesan) melalui  
nomor 0851-1782-6699.  
Demikian, agar dilaksanakan sebaik-baiknya.  
Plt. Direkur Pengawasan Produksi Obat,  
Narkotika, Psikotropika dan Prekursor  
Dr. Shanti Marlina, S.Si., Apt., M.Sc.  
Tembusan:  
1. Deputi Bidang Pengawasan Pengawasan Obat, Narkotika, Psikotropika,  
Prekursor dan Zat Aditif  
Dokumen ini telah ditandatangani secara elektronik menggunakan sertifikat elektronik  
yang diterbitkan oleh Balai Besar Sertifikasi Elektronik (BSrE), Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN).  
-3-  
2. Direktur Standardisasi Obat Obat, Narkotika, Psikotropika, Prekursor, dan Zat  
Adiktif  
3. Direktur Registrasi Obat  
4. Direktur Pengawasan Distribusi dan Pelayanan ONPP  
5. Direktur Pengawasan Keamanan, Mutu & Ekspor Impor Obat & NAPPZA  
6. Ketua Gabungan Pengusaha Farmasi Indonesia (GPFI)  
7. Ketua International Pharmaceutical Manufacturers Group (IPMG)  
Dokumen ini telah ditandatangani secara elektronik menggunakan sertifikat elektronik  
yang diterbitkan oleh Balai Besar Sertifikasi Elektronik (BSrE), Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN).  
-4-  
Lampiran  
Surat  
Dinas  
Plt.  
Direktur  
Pengawasan  
Produksi  
Obat,Narkotika,  
Psikotropika dan Prekursor,  
Nomor : T- PW.01.02.33.03.26.197  
Tanggal :
17 Maret 2026  
DAFTAR TUJUAN SURAT  
1. PT Abbott Indonesia  
2. PT Actavis Indonesia  
3. PT Afifarma  
4. PT Amarox Pharma Global  
5. PT Anugrah Amartha Global  
6. PT Anvita Pharma Indonesia  
7. PT Arto Pharma Indonesia  
8. PT Astrazeneca Indonesia  
9. PT B Braun Pharmaceutical Indonesia  
10.PT Balatif  
11.PT Bayer Indonesia  
12.PT Beiersdorf Indonesia  
13.PT Berkat Sentral Abadi Farma  
14.PT Berlico Mulia Farma  
15.PT Bernofarm (Plant 1)  
16.PT Beta Pharmacon  
17.PT Bintang Toedjoe (Tujuh)  
18.PT Bio Kusuma  
19.PT Bio Scerill Pharmalab  
20.PT Biolife Medilab  
21.PT Bromo Pharmaceutical  
22.PT Bufa Aneka  
23.PT Cahaya Mandiri Farma  
24.PT Candra Nusantara Jaya  
25.PT Caprifarmindo Laboratories  
26.PT Catur Dakwah Crane Farmasi  
27.PT Cendo  
28.PT Ciubros Farma  
29.PT CKD Otto Pharmaceuticals  
30.PT Combined Imperial Pharmaceuticals, Inc (Combiphar)  
31.PT Coronet Crown  
32.PT Corsa Industries  
33.PT Dankos Farma  
34.PT Darya-Varia Laboratoria Tbk  
35.PT Darya-Varia Laboratoria Tbk (Site Citeureup)  
36.PT Dexa Medica (Site Palembang)  
37.PT Dion Farma Abadi  
38.PT Dipa Pharmalab Intersains  
Dokumen ini telah ditandatangani secara elektronik menggunakan sertifikat elektronik  
yang diterbitkan oleh Balai Besar Sertifikasi Elektronik (BSrE), Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN).  
-5-  
39.PT Eisai Indonesia  
40.PT EMDI MELIA PHARMA  
41.PT Emjebe Pharma  
42.PT Erlangga Edi Laboratories (Erela)  
43.PT Erlimpex  
44.PT Errita Pharma  
45.PT Etercon Pharma  
46.PT Ethica Industri Farmasi  
47.PT Fahrenheit Synthon Pharma  
48.PT Faratu  
49.PT Ferring Pharmaceuticals Industry  
50.PT Ferron Par Pharmaceuticals  
51.PT Finusolprima Farma Internasional  
52.PT First Medipharma  
53.PT Fonko International Pharmaceuticals  
54.PT Fresenius Kabi Combiphar  
55.PT Galenium Pharmasia Laboratories  
56.PT Genero Pharmaceuticals (Blok HH)  
57.PT Genero Pharmaceuticals (Blok KK)  
58.PT Glaxo Wellcome Indonesia  
59.PT Global Multi Pharmalab  
60.PT Global Onkolab Farma  
61.PT Gracia Pharmindo  
62.PT Graha Farma  
63.PT Gratia Husada Farma  
64.PT Guardian Pharmatama  
65.PT Harbat Farma  
66.PT Harsen Laboratories  
67.PT Henson Farma  
68.PT Hermed  
69.PT Hexpharm Jaya Laboratories  
70.PT Hisamitsu Pharma Indonesia  
71.PT Holi Pharma  
72.PT Ifars Pharmaceutical Laboratories  
73.PT Ikapharmindo Putramas  
74.PT Imedco Djaja  
75.PT Imfarmind Farmasi Industri  
76.PT Immortal Pharmaceutical Laboratories  
77.PT Indo Abadi Sarimakmur  
78.PT Indofarma (Persero) Tbk  
79.PT Infion  
80.PT Inna Pharmaceutical Industry  
81.PT Integrated Healthcare Indonesia  
82.PT Interbat  
83.PT Intijaya Meta Ratna Pharmindo  
Dokumen ini telah ditandatangani secara elektronik menggunakan sertifikat elektronik  
yang diterbitkan oleh Balai Besar Sertifikasi Elektronik (BSrE), Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN).  
-6-  
84.PT Ipha Laboratories  
85.PT Irawan Djaja Agung  
86.PT Kalbe Farma Tbk.  
87.PT Kalventis Sinergi Farma  
88.PT Kimia Farma (Persero) Tbk Banjaran  
89.PT Kimia Farma (Persero) Tbk Jakarta  
90.PT Kimia Farma (Persero) Tbk Watudakon  
91.PT Kino Indonesia  
92.PT Konimex  
93.PT Lapi Laboratories  
94.PT L'Essential  
95.PT Lloyd Pharma Indonesia  
96.PT Lucas Djaja  
97.PT Mahakam Beta Farma  
98.PT Marin Liza Farmasi  
99.PT Meccaya  
100. PT Medicinal Cosmetic Industries Indonesia (Mecosin Indonesia)  
101. PT Medifarma Laboratories  
102. PT Medikon Prima Laboratories  
103. PT Medkes Global Prima  
104. PT Mega Esa Farma  
105. PT Mega Lifesciences Indonesia  
106. PT Meiji Indonesian Pharmaceutical Industries  
107. PT Menarini Indria Laboratories  
108. PT Meprofarm  
109. PT Merck Tbk.  
110. PT Mersifarma Tirmaku Mercusana  
111. PT Metiska Farma  
112. PT Midix Graha Farma  
113. PT Mitsubishi Tanabe Pharma Indonesia  
114. PT Molex Ayus  
115. PT Mulia Farma Suci  
116. PT Mutiara Mukti Farma  
117. PT Natura Laboratoria Prima  
118. PT Nellco Indopharma  
119. PT Nicholas Laboratories Indonesia  
120. PT Nova Chemie Utama  
121. PT Novapharin  
122. PT Novartis Indonesia  
123. PT Novell Pharmaceutical Laboratories  
124. PT Nufarindo  
125. PT Nulab Pharmaceutical Indonesia  
126. PT Nusantara Beta Farma  
127. PT Nutri Vita Pharma  
128. PT Odixa Pharma Laboratories  
Dokumen ini telah ditandatangani secara elektronik menggunakan sertifikat elektronik  
yang diterbitkan oleh Balai Besar Sertifikasi Elektronik (BSrE), Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN).  
-7-  
129. PT Organon Pharma Indonesia Tbk  
130. PT Oryza Pharma Indonesia  
131. PT Otsuka Indonesia  
132. PT Otto Pharmaceutical Industries  
133. PT Pabrik Pharmasi Dan Kimia Dasa Esa Farma (DEF)  
134. PT Pabrik Pharmasi Dasa Gaya  
135. PT Pabrik Pharmasi Zenith  
136. PT Pakis Farma Raya  
137. PT PENTACORE GLOBAL INNOVATION  
138. PT Pertiwi Agung  
139. PT Perusahaan Dagang dan Industri Kaliroto  
140. PT Perusahaan Dagang dan Industrie Itrasal (Itrasal)  
141. PT Pfizer Indonesia  
142. PT Phapros Tbk  
143. PT Pharma Health Care (Site Bandung)  
144. PT Pharma Health Care (Site Cikarang)  
145. PT Pharma Laboratories  
146. PT Pharos Indonesia  
147. PT Pim Pharmaceuticals  
148. PT Pratapa Nirmala  
149. PT Presto Medical House  
150. PT Prima Medika Laboratories  
151. PT PROCTER & GAMBLE OPERATIONS INDONESIA  
152. PT Promedrahardjo Farmasi Industri  
153. PT Prosweal Indomax  
154. PT Pyridam Farma Tbk  
155. PT Quantum Laboratoris Internasional  
156. PT Rama Emerald Multi Sukses  
157. PT Ratansha Purnama Abadi  
158. PT Rohto Laboratories Indonesia  
159. PT Roi Surya Prima Farma  
160. PT Saka Farma Laboratories  
161. PT Samator Pharmaceutical  
162. PT Samco Farma  
163. PT Samie Sahari  
164. PT Sampharindo Perdana  
165. PT Sampharindo Retroviral Indonesia  
166. PT Sanbe Farma (Unit 1)  
167. PT Sanbe Farma (Unit 2)  
168. PT Sanbe Farma (Unit 3)  
169. PT Sanbe Farma (Unit 4)  
170. PT Sanbe Farma (Unit 6)  
171. PT Sandai Farma  
172. PT Sano Gratia Farma  
173. PT Satoria Aneka Industri  
Dokumen ini telah ditandatangani secara elektronik menggunakan sertifikat elektronik  
yang diterbitkan oleh Balai Besar Sertifikasi Elektronik (BSrE), Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN).  
-8-  
174. PT Satria Bumi Kerta - Amida Farma  
175. PT Satya Arkana Pharmaceuticals  
176. PT Sejahtera Lestari Farma  
177. PT Simex Pharmaceutical Indonesia  
178. PT Soho Industri Pharmasi  
179. PT Solas Langgeng Sejahtera  
180. PT Sterling Products Indonesia  
181. PT Sukses Abadi Farmindo  
182. PT Sumber Kesehatan Baru  
183. PT Sumber Tanushu Pharmaceutical Industri  
184. PT Sunthi Sepuri  
185. PT Supra Ferbindo Farma  
186. PT Surya Dermato Medica Laboratories (Unit I)  
187. PT Surya Dermato Medica Laboratories (Unit II)  
188. PT Sydna Farma  
189. PT Taisho Pharmaceutical Indonesia Tbk  
190. PT Takeda Indonesia  
191. PT Tempo Scan Industry  
192. PT Tempo Scan Pacific Tbk  
193. PT Trifa Raya Laboratories  
194. PT Triman  
195. PT Triyasa Nagamas Farma  
196. PT Tropica Mas Pharmaceutical  
197. PT Tunggal Idaman Abdi  
198. PT Ultra Sakti  
199. PT United Farmatic Indonesia  
200. PT Universal Pharmaceutical Industries  
201. PT Varia Sekata Pharmaceutical Laboratories  
202. PT Vitabiotics Healthcare  
203. PT Widatra Bhakti  
204. PT Wigo Health Indonesia  
205. PT Xenxo Farma  
206. PT Yahi Utama  
207. PT Yarindo Farmatama  
208. PT Yekatria Farma  
209. PT YSP Industries Indonesia  
Plt. Direktur Pengawasan Produksi Obat,  
Narkotika, Psikotropika, dan Prekursor,  
Dr. Shanti Marlina, S.Si, Apt, M.Sc.  
Dokumen ini telah ditandatangani secara elektronik menggunakan sertifikat elektronik  
yang diterbitkan oleh Balai Besar Sertifikasi Elektronik (BSrE), Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN).