yang terdedikasi. Namun, terdapat pipa di mesin filling yang digunakan
bersama dengan produk lainnya.
Fasilitas Produksi Clinical Lot Vaksin Hep B dan Hexavalent Gedung 19
Lantai 2 (DP)
Secara umum fasilitas produksi vaksin Hepatitis B dan Hexavalent
menggunakan fasilitas yang sama dengan beberapa peralatan yang
terdedikasi. Proses formulasi kedua vaksin menggunakan ruang yang sama
sedangkan proses pengisian menggunakan ruang filing yang berbeda sesuai
dengan bentuk sediaan vaksin tersebut. Secara umum tidak ada perubahan
terkait fasilitas termasuk sarana penunjang kritis (sistem tata udara, sistem
pengolahan air, dan sistem udara bertekanan) sejak inspeksi terakhir tanggal
27/02–01/03/2024. Proses pengemasan dilakukan secara manual termasuk
inspeksi visual di Gedung 19 Lantai 1 atau Gedung 43. Area pengemasan
sekunder di Gedung 19 antara lain Ruang Visual Inspeksi, Ruang Labelling
dan Packing. Sedangkan area pengemasan sekunder di Gedung 43 terdiri
dari Integrated Line 1, 2 dan Packaging Manual line 3 dan 4.
Hepatitis B
Fasilitas telah dilengkapi dengan peralatan yang menunjang proses produksi
vaksin Hepatitis B, termasuk peralatan sterilisasi yang telah dikualifikasi.
Peralatan utama yang digunakan terdiri dari tangki larutan PBS (tidak kontak
bahan aktif, sharing dengan SII dan in-house), botol eksipien (sharing), tangki
formulasi (sharing dengan HBsAg impor), botol Nalgene 50 L (terdedikasi
untuk HBsAg in-house), dan mesin filling uniject dengan filling needle khusus.
Vaksin Hexavalent
Fasilitas telah memiliki peralatan yang menunjang proses produksi vaksin
Hepatitis B, termasuk peralatan sterilisasi yang telah dikualifikasi. Peralatan
utama yang digunakan terdiri dari botol gelas terdedikasi untuk
masing-masing larutan, botol gelas untuk pembuatan larutan. Proses
formulasi menggunakan botol gelas, tangki formulasi terdedikasi, botol Nalgen
terdedikasi, dan magnetic stirrer. Aktivitas filling menggunakan mesin filling
vial dengan filling nozzle vial yang terdedikasi. Peralatan lainnya mencakup
otoklaf untuk sterilisasi material dan peralatan, oven untuk depirogenasi
kemasan, mesin washing vial, mesin capping, alat bagi/filling nozzle, garment
washer, garment dryer, ultrasonic cleaner, timbangan, dan peristaltic pump.
Peralatan penunjang lain antara lain microbial air sampler, particle counter,
continuous particle, integrity filter, pH meter. Secara umum, proses pencucian
peralatan dan gowning menggunakan peralatan dan metode yang sama
sebagaimana proses untuk vaksin Hepatitis B. Perbedaan terletak di peralatan
pembersihan dan depirogenasi vial serta peralatan untuk filling vial.
Perubahan bermakna sejak inspeksi terakhir antara lain:
1. Fasilitas produksi bulk dan produk jadi Vaksin Rotavirus Gedung 40,
antara lain:
a. Perubahan aktivitas pembuatan bibit kerja, penyiapan bibit,
penyiapan substrat, inokulasi dan pemanenan, klarifikasi dan
purifikasi, pengisian bulk Bets Uji Klinik (Upstream) dan aktivitas
formulasi, pengisian, dan pembekuan kering Bets Uji Klinik
(Downstream) menjadi proses pembuatan komersial DS dan DP
Vaksin Rotavirus.
b. Penyekatan ruang formulasi, filling dan capping yang memisahkan
antara filling dan capping.