I.1 Evaluasi Capaian Kinerja dan Realisasi Anggaran Output Triwulan I Tahun 2024  
1. Output 1: Keputusan penilaian fasilitas produksi BBO, obat, produk biologi, dan sarana khusus  
yang diselesaikan tepat waktu  
Jumlah keputusan hasil penilaian fasilitas produksi bahan baku obat, obat, produk biologi, dan  
sarana khusus yang diselesaikan tepat waktu hingga Triwulan I Tahun 2024 sebanyak 35  
keputusan, dengan realisasi anggaran sebesar Rp893.188.503 atau 24,62% dari total anggaran  
yang tersedia Rp3.628.127.000. Keputusan penilaian fasilitas dimaksud mencakup Sertifikasi  
baru maupun perubahan fasilitas, penilaian pemenuhan CPOB fasilitas obat impor, fasilitas  
radiofarmaka dan lain-lain.  
Pada Triwulan I Tahun 2024, terdapat 35 permohonan penilaian fasilitas produksi yang telah  
ditindaklanjuti tepat waktu dari total 50 permohonan yang diajukan.  
Faktor penunjang dalam pencapaian kinerja antara lain:  
a. Komitmen seluruh SDM yang terlibat  
b. Pelaksanaan desk prasertifikasi CPOB  
c. Tersedianya sistem/aplikasi berbasis elektronik termasuk tanda tangan elektronik (TTE)  
d. Layanan konsultasi dan asistensi  
Kendala atau hambatan dalam pencapaian target, antara lain:  
a. Pemenuhan timeline penyelesaian masih di luar waktu yang ditetapkan.  
b. Komunikasi atau reminder untuk proses penyelesaian permohonan  
c. Kepatuhan pelaku usaha dalam pemenuhan CAPA  
Rencana perbaikan:  
a. Meningkatkan komunikasi dan koordinasi internal dalam penyelesaian permohonan  
penilaian termasuk monitoring dan evaluasi.  
b. Meningkatkan efektivitas pelaksanaan desk prasertifikasi CPOB dan evaluasi pemenuhan  
CPOB obat impor.  
2. Output 2: Keputusan hasil pengawalan pemenuhan persyaratan fasilitas produksi obat yang  
diterbitkan  
Jumlah keputusan hasil pengawalan pemenuhan persyaratan fasilitas produksi obat yang  
diterbitkan hingga Triwulan I Tahun 2024 sebanyak 12 keputusan, dengan realisasi anggaran  
sebesar Rp640.570.012 atau 19% dari total anggaran yang tersedia Rp3.388.239.000.  
Terdapat 12 keputusan yang terdiri dari 3 keputusan terhadap fasilitas Radiofarmaka, 7  
keputusan terhadap fasilitas produksi produk biologi, dan 2 keputusan terhadap fasilitas sel  
punca. Dari 12 keputusan tersebut, terdapat 4 kali desk prasertifikasi CPOB, 5 trip inspeksi  
dalam rangka Sertifikasi CPOB, dan penerbitan Sertifikat CPOB dan penambahan aktivitas di  
Sertifikat CPOB sebanyak 3 output.  
Faktor penunjang dalam pencapaian kinerja antara lain:  
a. Komitmen seluruh SDM yang terlibat  
b. Tersedianya layanan konsultasi dan asistensi melalui e-atensi CPOB  
c. Tersedianya regulasi dan standar terkait CPOB  
Kendala atau hambatan dalam pencapaian target, antara lain:  
a. Dukungan atau ekosistem dalam peningkatan kemandirian industri farmasi  
b. Pengetahuan dan komitmen pelaku usaha dalam pemenuhan standar.  
Rencana perbaikan:  
a. Meningkatkan layanan konsultasi dan asistensi dalam pemenuhan fasilitas produksi obat  
dan bahan baku obat baru.  
b. Meningkatkan kualitas penyediaan dan daya saing obat baru baik melalui asistensi  
regulatori dan bimbingan teknis.  
3. Output 3: Fasilitas produksi produk JKN dan produk high risk lainnya serta bahan baku obat yang  
diawasi sesuai standar  
Jumlah fasilitas produksi yang diperiksa sampai dengan Triwulan I Tahun 2024 sebanyak 45  
fasilitas atau 20,93% dari target output sebanyak 215 fasilitas, dengan realisasi anggaran  
sebesar Rp948.008.638% dari total anggaran yang tersedia Rp3.026.119.000.  
Cakupan fasilitas produk high risk yang diawasi mencakup tidak hanya produk biologi dan  
fasilitas steril, namun juga terhadap fasilitas yang dalam waktu tertentu tidak pernah diperiksa  
sesuai siklus inspeksi dan berdasarkan hasil perencanaan inspeksi menjadi target prioritas  
inspeksi tahun 2024.  
Faktor penunjang dalam pencapaian kinerja antara lain:  
a. Komitmen seluruh Inspektur dan SDM yang terlibat  
b. Tersedianya sistem perencanaan inspeksi yang baik  
c. Dukungan UPT dalam pelaksanaan inspeksi terpadu  
d. Koordinasi dengan pelaku usaha yang semakin efektif  
Kendala atau hambatan dalam pencapaian target, antara lain:  
a. Adanya kegiatan yang melibatkan SDM cukup besar, akan mempengaruhi realisasi  
pelaksanaan inspeksi.  
b. Penyelesaian tindak lanjut inspeksi yang berdampak pada sanksi administratif.  
c. Ketersediaan anggaran khususnya berkaitan dengan perjalanan dinas untuk mendukung  
pelaksanaan inspeksi on site.  
Rencana tindak lanjut:  
a. Meningkatkan koordinasi internal dan eksternal (UPT) dalam pelaksanaan inspeksi CPOB.  
b. Melakukan monitoring dan evaluasi secara berkala.  
c. Optimalisasi perencanaan kegiatan dan anggaran.  
II. Capaian Kinerja dan Realisasi Anggaran per Sasaran Strategis hingga Triwulan I Tahun 2024  
Volume  
Pagu  
No  
Sasaran Strategis  
Nama Indikator  
Target Realisasi  
Capaian  
s/d TW I  
f =  
Capaian  
s/d TW I  
Realisasi  
TW I  
s/d TW I  
a
b
c
d
e
g
h
i
(e/d x 100)  
1. Terwujudnya sarana produksi  
obat yang mandiri  
Persentase sarana produksi  
obat yang mandiri dalam  
pemenuhan CPOB  
77,2%  
100%  
129,53%  
Rp1.258.375.600  
Rp351.331.400  
27,92%  
2. Pelayanan publik di bidang  
pengawasan sarana produksi  
obat yang prima  
Indeks kepuasan pelayanan  
publik di bidang pengawasan  
sarana produksi obat  
N/A  
N/A  
N/A  
N/A  
N/A  
N/A  
3. Meningkatnya sarana produksi Persentase sarana produksi  
obat JKN, bahan baku obat dan obat JKN, bahan baku, dan  
76%  
50%  
65,79%  
Rp312.368.800  
Rp36.364.014  
11,64%  
obat high risk lainnya yang  
memenuhi CPOB  
obat high risk lainnya yang  
mematuhi persyaratan CPOB  
Persentase tindak lanjut yang  
berkualitas dari hasil  
pengawasan sarana produksi  
di Balai  
4. Meningkatnya efektivitas  
pengawasan sarana produksi  
obat berbasis risiko  
10%  
9%  
11,11%  
19,23%  
111,11%  
213,68%  
Rp1.317.913.000  
Rp468.553.200  
Rp659.552.598  
Rp54.546.024  
50,05%  
11,64%  
5.  
Persentase fasilitas produksi  
produk JKN dan produk high  
risk lainnya serta bahan baku  
obat yang diawasi sesuai  
standar  
6
Persentase hasil pengawasan  
sarana produksi yang  
ditindaklanjuti  
80%  
85%  
60%  
70%  
75%  
Rp92.728.400  
Rp19.754.600  
Rp353.180.437  
21,30%  
29.21%  
7. Meningkatnya efektivitas  
pelayanan publik di bidang  
pengawasan sarana produksi  
obat  
Persentase keputusan  
penilaian fasilitas produksi  
bahan baku obat, produk  
biologi dan sarana khusus  
yang diselesaikan tepat waktu  
Indeks Pelayanan Publik  
Persentase tahapan  
82,35%  
Rp1.209.118.000  
8.  
N/A  
N/A  
N/A  
N/A  
N/A  
N/A  
9. Meningkatnya kemampuan  
mendorong inovasi  
pengembangan obat  
25%  
72,92%  
291,67%  
Rp2.053.799.000  
Rp301.126.630  
14,66%  
pemenuhan fasilitas produksi  
obat dan bahan baku obat baru  
Volume  
Pagu  
No  
Sasaran Strategis  
Nama Indikator  
Target Realisasi  
Capaian  
s/d TW I  
Capaian  
s/d TW I  
Realisasi  
TW I  
N/A  
N/A  
3
s/d TW I  
yang diterbitkan keputusan  
dalam rangka pengawasan  
Indeks RB Direktorat  
10. Terwujudnya organisasi  
Direktorat Pengawasan  
Produksi ONPP yang efektif  
11. Terwujudnya SDM Direktorat  
Pengawasan Produksi ONPP  
yang bekerja optimal  
N/A  
N/A  
N/A  
N/A  
N/A  
N/A  
N/A  
Pengawasan Produksi ONPP  
Indeks profesionalitas ASN  
Direktorat Pengawasan  
Produksi ONPP  
N/A  
N/A  
N/A  
12. Menguatnya Pengelolaan Data Indeks pengelolaan data dan  
2
66,67%  
Rp23.345.500  
Rp17.418.716  
74,61%  
dan Informasi Pengawasan  
Obat dan Makanan di  
Direktorat Pengawasan  
informasi Direktorat  
Pengawasan Produksi ONPP  
yang optimal  
Produksi Obat dan NPP  
13. Terkelolanya Keuangan  
Direktorat Pengawasan  
Tingkat Efisiensi Penggunaan  
Anggaran Direktorat  
100%  
N/A  
95%  
N/A  
95%  
N/A  
Rp13.080.000  
N/A  
Rp2.380.000 Rp18,20%  
Produksi Obat dan NPP secara Pengawasan Produksi ONPP  
Akuntabel  
14 Nilai Pengelolaan Kearsipan  
Nilai Pengelolaan Kearsipan  
N/A  
N/A  
II.1 Evaluasi Capaian Kinerja dan Realisasi Anggaran Output Triwulan I Tahun 2024  
Dari 14 (empat belas) Indikator Kinerja Kegiatan per Sasaran Strategis, terdapat 9 IKK yang telah memiliki capaian hingga TW I Tahun 2024  
1. Realisasi dan capaian IKK hingga TW I Tahun 2024 berdasarkan Kriteria Pencapaian Sasaran Strategis:  
a. 1(satu) IKK dengan kriteria pencapaian “Sangat Baik” (100% < x ≤ 120%), yaitu IKK 4: Persentase tindak lanjut yang berkualitas dari hasil  
pengawasan sarana produksi di Balai (111,11%).  
b. 3 (tiga) IKK dengan kriteria pencapaian “Cukup” (70% ≤ x < 100%), yaitu  
IKK 6: Persentase hasil pengawasan sarana produksi yang ditindaklanjuti (75%)  
IKK 7: Persentase keputusan penilaian fasilitas produksi bahan baku obat, produk biologi dan sarana khusus yang diselesaikan tepat  
waktu (82,35%)  
IKK 13: Tingkat Efisiensi Penggunaan Anggaran Direktorat Pengawasan Produksi ONPP (95%)  
c. 2 (dua) IKK dengan kriteria pencapaian “Kurang” (<70%), yaitu:  
IKK 3: Persentase sarana produksi obat JKN, bahan baku, dan obat high risk lainnya yang mematuhi persyaratan CPOB (65,79%)  
IKK 12 Indeks pengelolaan data dan informasi Direktorat Pengawasan Produksi ONPP yang optimal (66,67%)  
d. 3 (tiga) IKK dengan kriteria pencapaian “Tidak Dapat Disimpulkan” (> 120%), yaitu:  
IKK 1: Persentase sarana produksi obat yang mandiri dalam pemenuhan CPOB (129,53%)  
IKK 5: Persentase fasilitas produksi produk JKN dan produk high risk lainnya serta bahan baku obat yang diawasi sesuai standar  
(213,68%).  
IKK 9: Persentase tahapan pemenuhan fasilitas produksi obat dan bahan baku obat baru yang diterbitkan keputusan dalam rangka  
pengawasan (291,67%)  
Kriteria pencapaian IKK di atas telah dikelompokkan sesuai Keputusan Kepala BPOM Nomor 311 Tahun 2023 tentang Pedoman  
Penyelenggaraan Sistem Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah di Lingkungan Badan Pengawas Obat dan Makanan, sebagai berikut:  
III. Hambatan dan Tindak Lanjut dari Capaian Kinerja Triwulan I Tahun 2024  
Volume  
Kategori  
Capaian  
No Sasaran Strategis Nama Indikator  
Hambatan  
Rencana Tindak Lanjut  
Timeline  
Target  
TW I  
Realisasi  
s.d. TW I  
Capaian  
s.d. TW I  
f =  
a
b
c
d
e
g
h
i
j
(e/d x 100)  
1. Terwujudnya  
sarana produksi  
Persentase  
sarana produksi  
77,2%  
100%  
129,53% Tidak dapat Secara garis besar  
disimpulkan tidak ada hambatan.  
Terdapat 9 sarana  
Melakukan kegiatan desk  
CAPA tatap muka baik secara  
mandiri maupun melalui  
TW II-IV  
2024  
obat yang mandiri obat yang  
mandiri dalam  
yang memenuhi syarat kegiatan Asistensi Regulatori.  
(MS) dan 0 sarana  
yang tidak memenuhi  
pemenuhan  
CPOB  
syarat (TMS).  
Volume  
Realisasi  
s.d. TW I  
N/A  
Kategori  
Capaian  
No Sasaran Strategis Nama Indikator  
Hambatan  
Rencana Tindak Lanjut  
Timeline  
Target  
TW I  
N/A  
Capaian  
s.d. TW I  
N/A  
2. Pelayanan publik  
di bidang  
Indeks kepuasan  
pelayanan publik  
di bidang  
(diukur akhir tahun)  
pengawasan  
sarana produksi  
obat yang prima  
pengawasan  
sarana produksi  
obat  
3. Meningkatnya  
sarana produksi  
obat JKN, bahan  
Persentase  
sarana produksi  
obat JKN, bahan  
76%  
50%  
65,79%  
Kurang  
Pada TW 1, dilakukan Menyusun strategi  
inspeksi rutin terhadap pelaksanaan inspeksi rutin  
TW II-IV  
2024  
2 sarana produksi,  
menyesuaikan dengan hasil  
baku obat dan obat baku, dan obat  
dengan hasil terdapat Forum Inspeksi pada awal  
high risk lainnya  
yang memenuhi  
CPOB  
high risk lainnya  
yang mematuhi  
persyaratan  
CPOB  
1 sarana yang  
mendapatkan Sanksi  
Peringatan Keras.  
tahun 2024, dikaitkan adanya  
perubahan strategi inspeksi  
pasca kasus EG DEG.  
4. Meningkatnya  
efektivitas  
Persentase  
tindak lanjut yang  
berkualitas dari  
hasil  
pengawasan  
sarana produksi  
di Balai  
10%  
11,11%  
111,11% Sangat baik Tidak ada hambatan  
1. Melakukan monitoring  
pelaksanaan inspeksi  
mandiri oleh UPT (Balai).  
2. Melakukan komunikasi  
atas hasil evaluasi yang  
telah dilakukan dalam  
rangka perbaikan/  
TW II-IV  
2024  
pengawasan  
sarana produksi  
obat berbasis  
risiko  
peningkatan tindak lanjut  
yang berkualitas.  
5.  
Persentase  
9%  
19,23%  
213,68% Tidak dapat Secara garis besar  
disimpulkan tidak ada hambatan.  
Melakukan monitoring  
pelaksanaan inspeksi sarana  
produksi pada periode  
selanjutnya.  
TW II-IV  
2024  
fasilitas produksi  
produk JKN dan  
produk high risk  
lainnya serta  
bahan baku obat  
yang diawasi  
sesuai standar  
Persentase hasil  
pengawasan  
sarana produksi  
yang  
6
80%  
60%  
75%  
Cukup  
Masih terdapat sarana  
produksi yang belum  
menyampaikan  
Monitoring terhadap  
TW II-IV  
2024  
penyampaian feedback  
(CAPA) dari sarana produksi  
dan melakukan reminder  
feedback (CAPA)  
Volume  
Realisasi  
s.d. TW I  
Kategori  
Capaian  
No Sasaran Strategis Nama Indikator  
Hambatan  
Rencana Tindak Lanjut  
Timeline  
Target  
TW I  
Capaian  
s.d. TW I  
ditindaklanjuti  
terhadap tindak  
penyampaian dilakukan  
tepat waktu.  
lanjut hasil inspeksi  
sesuai waktunya.  
Sarana produksi yang  
mengajukan  
permohonan sertifikasi  
CPOB belum  
7. Meningkatnya  
efektivitas  
Persentase  
keputusan  
pelayanan publik di penilaian fasilitas  
85%  
70%  
82,35%  
Cukup  
1. Meningkatkan komunikasi  
dan koordinasi internal  
dalam penyelesaian  
permohonan penilaian  
termasuk monitoring dan  
evaluasi.  
Tiap  
bulan  
bidang  
produksi bahan  
baku obat,  
produk biologi  
dan sarana  
khusus yang  
diselesaikan  
tepat waktu  
pengawasan  
sarana produksi  
obat  
sepenuhnya memenuhi  
persyaratan.  
2. Meningkatkan efektivitas  
pelaksanaan desk  
prasertifikasi CPOB dan  
evaluasi pemenuhan  
CPOB obat impor.  
8.  
Indeks  
N/A  
N/A  
N/A  
N/A  
(diukur akhir tahun)  
Pelayanan Publik  
Persentase  
tahapan  
9. Meningkatnya  
kemampuan  
25%  
72,92%  
291,67% Tidak dapat Tidak ada hambatan  
disimpulkan  
Melakukan identifikasi dan  
monitoring terhadap tindak  
lanjut pengawasan dan  
progres perbaikan sarana  
produksi, diprioritaskan  
asistensi regulatori onsite,  
desk prasertifikasi, dan  
inspeksi sertifikasi CPOB.  
Tiap  
bulan  
mendorong inovasi pemenuhan  
pengembangan  
obat  
fasilitas produksi  
obat dan bahan  
baku obat baru  
yang diterbitkan  
keputusan dalam  
rangka  
pengawasan  
Nilai RB  
Direktorat  
Pengawasan  
Produksi ONPP  
10. Terwujudnya  
organisasi  
N/A  
N/A  
N/A  
N/A  
N/A  
N/A  
(diukur akhir tahun)  
Direktorat  
Pengawasan  
Produksi ONPP  
yang efektif  
11. Terwujudnya SDM Indeks  
Direktorat profesionalitas  
(diukur akhir tahun)  
Volume  
Realisasi  
s.d. TW I  
Kategori  
Capaian  
No Sasaran Strategis Nama Indikator  
Hambatan  
Rencana Tindak Lanjut  
Timeline  
Target  
TW I  
Capaian  
s.d. TW I  
Pengawasan  
Produksi ONPP  
yang bekerja  
ASN Direktorat  
Pengawasan  
Produksi ONPP  
optimal  
12. Menguatnya  
Indeks  
3
2
66,67%  
Kurang  
PIC belum melakukan PIC akan rutin melakukan  
verifikasi pemutakhiran verifikasi pemutakhiran data  
Tiap  
bulan  
Pengelolaan Data pengelolaan data  
dan Informasi dan informasi  
Pengawasan Obat Direktorat  
dan Makanan di  
Direktorat  
Pengawasan  
Produksi Obat dan  
NPP  
data di dasbor BOC  
pada Maret 2024.  
dasbor unit kerja,  
mengingatkan seluruh  
pegawai untuk menggunakan  
email corporate, dan akses  
dasbor BOC Pimpinan Unit  
Kerja Eselon II,  
Pengawasan  
Produksi ONPP  
yang optimal  
13. Terkelolanya  
Tingkat Efisiensi  
Penggunaan  
Anggaran  
100%  
95%  
95%  
Cukup  
Terdapat kegiatan  
yang belum memiliki  
realisasi anggaran  
pada TW I 2024  
Melaksanakan kegiatan  
sesuai rencana pelaksanaan  
(renlak).  
TW II-IV  
2024  
Keuangan  
Direktorat  
Pengawasan  
Direktorat  
Produksi Obat dan Pengawasan  
NPP secara  
Akuntabel  
Produksi ONPP  
14 Nilai Pengelolaan Nilai Pengelolaan  
Kearsipan Kearsipan  
N/A  
N/A  
N/A  
(diukur akhir tahun)  
IV. Monitoring dan Evaluasi Hasil Tindak Lanjut Kinerja Tahun 2023  
Volume  
Tindak Lanjut  
Sasaran  
Kategori  
Capaian  
**Belum Selesai Tindak Lanjut  
No  
Nama Indikator  
Realisasi Capaian  
Strategis  
Target  
*Selesai Tindak Lanjut  
2023  
2023  
Rencana Aksi  
Timeline  
a
b
c
d
f
g
h
i
j
j
1.  
Terwujudnya  
Persentase sarana 65%  
77.14% 118.68% Memenuhi 1. Telah dilakukan kegiatan  
N/A  
N/A  
sarana produksi produksi obat yang  
ekspektasi  
desk CAPA tatap muka  
baik secara mandiri  
maupun melalui kegiatan  
Asistensi Regulatori.  
obat yang  
mandiri  
mandiri dalam  
pemenuhan CPOB  
2. Prioritas evaluasi CAPA  
Volume  
Tindak Lanjut  
**Belum Selesai Tindak Lanjut  
Sasaran  
Strategis  
Kategori  
Capaian  
No  
Nama Indikator  
Realisasi Capaian  
Target  
*Selesai Tindak Lanjut  
2023  
2023  
Rencana Aksi  
Timeline  
a
b
c
d
f
g
h
i
j
j
yang telah melalui 2  
(dua) kali proses evaluasi  
sebelumnya.  
2.  
Pelayanan publik Indeks kepuasan  
89.00  
90.45  
101.63% Memenuhi  
ekspektasi  
N/A  
Senantiasa menerapkan  
pelayanan publik prima dan  
menindaklanjuti hasil SKM  
tahun 2023.  
TW I-IV  
2024  
di bidang  
pengawasan  
pelayanan publik  
di bidang  
sarana produksi pengawasan  
obat yang prima sarana produksi  
obat  
3.  
Meningkatnya  
sarana produksi produksi obat JKN,  
obat JKN, bahan bahan baku, dan  
Persentase sarana 78%  
68.97%  
88.42%  
Belum  
memenuhi  
ekspektasi  
1. Definisi operasional telah  
berubah menjadi "Jumlah  
sarana yang hasil  
N/A  
TW I-IV  
2024  
baku obat dan  
obat high risk  
lainnya yang  
memenuhi  
CPOB  
obat high risk  
lainnya yang  
mematuhi  
persyaratan  
CPOB  
inspeksinya tidak  
terdapat temuan kritis  
atau jika tindak lanjut  
terhadap inspeksi berupa  
instruksi Perbaikan dan  
Peringatan".  
2. Target tahun 2024 telah  
disesuaikan kembali  
menjadi 76%.  
3. Inspeksi rutin telah  
dilaksanakan sejak awal  
tahun 2024, termasuk  
pemantauan pemenuhan  
CPOB di gudang di luar  
lokasi pabrik.  
4. Telah dilakukan kajian  
terhadap target, dikaitkan  
adanya perubahan  
strategi inspeksi pasca  
kasus EG DEG.  
Volume  
Tindak Lanjut  
**Belum Selesai Tindak Lanjut  
Sasaran  
Strategis  
Kategori  
Capaian  
No  
Nama Indikator  
Realisasi Capaian  
Target  
*Selesai Tindak Lanjut  
2023  
2023  
Rencana Aksi  
j
Timeline  
j
a
b
c
d
f
g
h
i
4.  
Meningkatnya  
efektivitas  
pengawasan  
sarana produksi hasil pengawasan  
obat berbasis  
risiko  
Persentase tindak  
lanjut yang  
berkualitas dari  
100% 100.00% 100.00% Memenuhi  
ekspektasi  
N/A  
1. Melakukan pemantauan  
pelaksanaan inspeksi  
mandiri oleh UPT (Balai)  
dengan realisasi inspeksi  
oleh 9 dari 9 UPT sejak  
awal tahun 2024.  
TW I-IV  
2024  
sarana produksi di  
Balai  
2. Melakukan komunikasi  
atas hasil evaluasi yang  
telah dilakukan dalam  
rangka perbaikan/  
peningkatan tindak lanjut  
yang berkualitas.  
5.  
Persentase  
91%  
78%  
80%  
93.97% 103.26% Memenuhi  
ekspektasi  
N/A  
N/A  
N/A  
Melakukan pemantauan  
pelaksanaan inspeksi sarana  
produksi sejak awal tahun  
2024.  
TW I-IV  
2024  
fasilitas produksi  
produk JKN dan  
produk high risk  
lainnya serta  
bahan baku obat  
yang diawasi  
sesuai standar  
Persentase hasil  
pengawasan  
sarana produksi  
yang  
6.`  
78.26% 100.33% Memenuhi  
ekspektasi  
Ditwasprod ONPP melakukan TW I-IV  
pemantauan terhadap  
penyampaian feedback  
2024  
(CAPA) dari sarana produksi,  
dan melakukan reminder  
penyampaian. Rencana tindak  
lanjut ini akan dilakukan tepat  
waktu sejak awal tahun 2024.  
1. Meningkatkan efektivitas  
pelaksanaan desk dalam  
rangka asistensi regulatori  
sertifikasi CPOB dan  
ditindaklanjuti  
7.  
Meningkatnya  
efektivitas  
Persentase  
keputusan  
pelayanan publik penilaian fasilitas  
82.76% 103.45% Memenuhi  
ekspektasi  
TW I-IV  
2024  
di bidang  
produksi bahan  
pengawasan  
baku obat, produk  
evaluasi pemenuhan  
Volume  
Tindak Lanjut  
**Belum Selesai Tindak Lanjut  
Sasaran  
Strategis  
Kategori  
Capaian  
No  
Nama Indikator  
Realisasi Capaian  
Target  
*Selesai Tindak Lanjut  
2023  
2023  
Rencana Aksi  
j
Timeline  
a
b
c
d
f
g
h
i
j
sarana produksi biologi dan sarana  
CPOB obat impor.  
obat  
khusus yang  
diselesaikan tepat  
waktu  
2. Pembuatan kelompok kecil  
yang bertanggung jawab  
untuk tiap pengajuan  
sertifikasi sehingga beban  
evaluasi dapat merata.  
Mempertahankan pelayanan  
prima yang diberikan kepada  
pelaku usaha dan  
8.  
Indeks Pelayanan  
Publik  
4.40  
75%  
4.78  
108.64% Memenuhi  
ekspektasi  
N/A  
N/A  
TW I-IV  
2024  
stakeholder.  
9.  
Meningkatnya  
kemampuan  
mendorong  
inovasi  
Persentase  
tahapan  
pemenuhan  
fasilitas produksi  
78.13% 104.17% Memenuhi  
ekspektasi  
1. Melakukan identifikasi dan TW I-IV  
pemantauan terhadap  
tindak lanjut pengawasan  
dan progres perbaikan  
sarana produksi.  
2024  
pengembangan obat dan bahan  
obat  
baku obat baru  
yang diterbitkan  
keputusan dalam  
rangka  
2. Pendampingan  
diprioritaskan terhadap  
sarana produksi yang telah  
mempunyai roadmap  
Sertifikasi CPOB yang  
jelas, realistis, dan terukur.  
pengawasan  
10. Terwujudnya  
organisasi  
Nilai RB Direktorat 88.40  
Pengawasan  
Produksi ONPP  
93.10  
91.41  
105.32% Memenuhi  
ekspektasi  
N/A  
Menindaklanjuti hasil evaluasi TW I-IV  
PMPZI di Tahun 2024  
2024  
Direktorat  
Pengawasan  
Produksi ONPP  
yang efektif  
11. Terwujudnya  
SDM Direktorat  
Pengawasan  
Indeks  
88.00  
103.88% Memenuhi Indeks 91,41 merupakan  
ekspektasi nilai akhir Indeks  
Profesionalitas ASN  
Upaya meningkatkan indeks  
profesionalitas ASN dengan  
inovasi kegiatan untuk  
meningkatkan kode etik,  
profesionalitas, dan kode  
perilaku pegawai.  
TW I-IV  
2024  
profesionalitas  
ASN Direktorat  
Produksi ONPP Pengawasan  
yang bekerja  
optimal  
Ditwasprod ONPP Tahun  
2023.  
Produksi ONPP  
Volume  
Tindak Lanjut  
**Belum Selesai Tindak Lanjut  
Sasaran  
Strategis  
Kategori  
Capaian  
No  
Nama Indikator  
Realisasi Capaian  
Target  
*Selesai Tindak Lanjut  
2023  
f
2023  
g
Rencana Aksi  
j
Timeline  
j
a
b
c
d
h
i
12. Menguatnya  
Pengelolaan  
Data dan  
Indeks  
2.50  
3.00  
120%  
Memenuhi  
ekspektasi  
N/A  
PIC akan rutin melakukan  
verifikasi pemutakhiran data  
dasbor unit kerja,  
mengingatkan seluruh  
pegawai untuk menggunakan  
email corporate, dan akses  
dasbor BOC Pimpinan Unit  
Kerja Eselon II  
Tiap  
bulan  
pengelolaan data  
dan informasi  
Direktorat  
Pengawasan  
Produksi ONPP  
yang optimal  
Informasi  
Pengawasan  
Obat dan  
Makanan di  
Direktorat  
Pengawasan  
Produksi Obat  
dan NPP  
13. Terkelolanya  
Keuangan  
Tingkat Efisiensi  
Penggunaan  
Anggaran  
95.00  
100.00 105.26% Memenuhi  
ekspektasi  
N/A  
Melaksanakan kegiatan  
sesuai rencana pelaksanaan  
(renlak).  
TW I-IV  
2024  
Direktorat  
Pengawasan  
Produksi Obat  
Direktorat  
Pengawasan  
dan NPP secara Produksi ONPP  
Akuntabel  
Demikian berita acara ini dibuat untuk dapat digunakan sebagaimana mestinya.  
Jakarta, 23 April 2024  
Direktur Pengawasan Produksi Obat, Narkotika,  
Psikotropika, dan Prekursor  
Bayu Wibisono, S.Si, Apt., M.A.B  
Lampiran I  
Kertas Kerja Realisasi Anggaran Indikator Kinerja Kegiatan Per-Bulan  
Direktorat Pengawasan Produksi Obat, Narkotika, Psikotropika, dan Prekursor  
TA 2024  
Realisasi  
INDIKATOR KINERJA  
KEGIATAN (IKK)  
Pagu  
Capaian  
B1  
B2  
B3  
B4  
B5  
B6  
B7  
B8  
B9  
B10  
B11  
B12  
IKK01 Persentase Sarana  
produksi Obat yang mandiri  
dalam Pemenuhan CPOB  
1,258,375,600 55,922,400 234,569,000  
0
0
55,922,400 234,569,000  
0
0
55,922,400 234,569,000  
0
0
55,922,400 234,569,000  
0 23.08%  
IKK02 Indeks kepuasan  
pelayanan publik di bidang  
pengawasan sarana produksi  
Obat  
340,481,000  
312,368,800  
3,267,800  
0
0
3,267,800  
0
0
3,267,800  
0
0
3,267,800  
0
0
0
0.96%  
IKK03 Persentase Sarana  
Produksi Obat JKN, Bahan  
Baku Obat, dan Obat High  
Risk lainnya yang mematuhi  
persyaratan CPOB  
13,386,640 13,807,776  
13,386,640 13,807,776  
13,386,640 13,807,776  
13,386,640 13,807,776 8.71%  
IKK04 Persentase tindak  
lanjut yang berkualitas dari  
hasil pengawasan sarana  
produksi di Balai  
1,317,913,000 363,274,152 245,071,087  
0 363,274,152 245,071,087  
0 363,274,152 245,071,087  
0 363,274,152 245,071,087  
0 46.16%  
IKK05 Persentase fasilitas  
produksi produk JKN dan  
produk high risk lainnya serta  
bahan baku Obat yang  
468,553,200  
0
20,079,960 20,711,664  
0
20,079,960 20,711,664  
0
20,079,960 20,711,664  
0
20,079,960 20,711,664 8.71%  
diawasi sesuai standar  
IKK06 Persentase hasil  
pengawasan sarana produksi  
yang ditindaklanjuti  
92,728,400  
85,409,000  
6,213,600  
0
6,781,000  
0
0
0
6,213,600  
0
6,781,000  
0
0
0
6,213,600  
0
6,781,000  
0
0
0
6,213,600  
0
6,781,000  
0
0 14.01%  
IKK08 Indeks Pelayanan Publik  
0
0.00%  
IKK07 Presentase Keputusan  
penilaian fasilitas Produksi  
Bahan Baku Obat, Obat,  
Produk Biologi dan Sarana  
Khusus yang diselesaikan  
Tepat Waktu  
1,209,118,000 112,904,680 83,352,819 73,331,098 112,904,680 83,352,819 73,331,098 112,904,680 83,352,819 73,331,098 112,904,680 83,352,819 73,331,098 22.30%  
IKK09 Persentase tahapan  
pemenuhan fasilitas produksi  
obat dan bahan baku obat  
baru yang diterbitkan  
2,053,799,000  
1,470,000 12,409,000 255,485,550  
1,470,000 12,409,000 255,485,550  
1,470,000 12,409,000 255,485,550  
1,470,000 12,409,000 255,485,550 13.12%  
Realisasi  
INDIKATOR KINERJA  
KEGIATAN (IKK)  
Pagu  
Capaian  
B1  
B2  
B3  
B4  
B5  
B6  
B7  
B8  
B9  
B10  
B11  
B12  
keputusan dalam rangka  
pengawasan  
IKK10 Nilai RB Direktorat  
Pengawasan Produksi ONPP  
2,204,345,500 236,215,180 13,794,995 27,846,000 236,215,180 13,794,995 27,846,000 236,215,180 13,794,995 27,846,000 236,215,180 13,794,995 27,846,000 12.60%  
616,277,000 78,453,798 19,466,000 58,335,132 78,453,798 19,466,000 58,335,132 78,453,798 19,466,000 58,335,132 78,453,798 19,466,000 58,335,132 25.35%  
IKK11 Indeks profesionalitas  
ASN Direktorat Pengawasan  
Produksi ONPP  
IKK12 Indeks Pengelolaan  
Data dan Informasi Direktrat  
Pengawasan Produksi ONPP  
yang optimal  
23,345,500 13,895,011  
811,470  
2,380,000  
1,622,941  
1,638,000 13,895,011  
811,470  
2,380,000  
1,622,941  
1,638,000 13,895,011  
811,470  
2,380,000  
1,622,941  
1,638,000 13,895,011  
811,470  
2,380,000  
1,622,941  
1,638,000 70.01%  
0 18.20%  
IKK13 Tingkat efisiensi  
penggunaan anggaran  
Direktorat Pengawasan  
Produksi ONPP  
13,080,000  
0
0
0
0
0
0
0
IKK 14 Nilai Pengelolaan  
Kearsipan  
46,691,000 27,790,021  
3,276,000 27,790,021  
3,276,000 27,790,021  
3,276,000 27,790,021  
3,276,000 70.01%  
10,042,485,000 899,406,642 653,724,912 454,431,220  
19.99%  
Total  
Lampiran II  
NOTULA  
Kegiatan  
Tanggal  
Tempat  
:
:
:
Evaluasi Internal TW I Tahun 2024  
23 April 2024  
Zoom Meeting (Daring)  
1. Monev Rencana Aksi Area Penguatan Akuntabilitas TW I Tahun 2024  
Penyusunan Rencana Kinerja Tahunan (RKT), Perjanjian Kinerja (PK), dan  
Rencana Aksi Perjanjian Kinerja (RAPK) Direktorat Pengawasan Produksi ONPP  
Tahun 2024, telah tersedia.  
Telah dilaksanakan monitoring dan evaluasi akhir TW I 2024, dan pelaporan  
melalui sistem aplikasi (SAKTI, SIMETRIS, E-Monev BAPPENAS, dan RHPK)  
Telah dilakukan pengumpulan data capaian IKK melalui GDrive secara berkala  
baik tiap bulan maupun triwulan  
Telah dilakukan reviu dan rekapitulasi hasil pengumpulan data capaian IKK  
melalui Gdrive, sebagai data penyusunan BA Evaluasi Internal  
Bahan masukan kinerja interim Deputi telah dilaporkan bersama Berita Acara  
Evaluasi Internal TW I Tahun 2023  
2. Evaluasi Internal Capaian Kinerja TW I Tahun 2024  
Dari total 14 Indikator Kinerja Kegiatan per Sasaran Kinerja, terdapat IKK yang  
telah memiliki capaian hingga TW I Tahun 2024 sebanyak 9 IKK. Adapun 4 IKK  
yaitu Indeks Kepuasan Pelayanan Publik di bidang Pengawasan Sarana Produksi  
Obat, Indeks Pelayanan Publik, Indeks RB Direktorat Pengawasan Produksi  
ONPP, Indeks Profesionalitas ASN Direktorat Pengawasan Produksi ONPP, serta  
Nilai Kearsipan belum memiliki capaian dan diukur tiap 1 tahun.  
Berikut realisasi dan capaian 9 IKK pada TW I Tahun 2024:  
a. 1 (satu) IKK dengan kriteria pencapaian “Sangat Baik” (100% < x ≤ 120%),  
yaitu IKK 4: Persentase tindak lanjut yang berkualitas dari hasil pengawasan  
sarana produksi di Balai (111,11%).  
b. 3 (tiga) IKK dengan kriteria pencapaian “Cukup” (70% ≤ x < 100%), yaitu  
- IKK 6: Persentase hasil pengawasan sarana produksi yang ditindaklanjuti  
(75%)  
- IKK 7: Persentase keputusan penilaian fasilitas produksi bahan baku  
obat, produk biologi dan sarana khusus yang diselesaikan tepat waktu  
(82,35%)  
- IKK 13: Tingkat Efisiensi Penggunaan Anggaran Direktorat Pengawasan  
Produksi ONPP (95%)  
c. 2 (dua) IKK dengan kriteria pencapaian “Kurang” (<70%), yaitu:  
- IKK 3: Persentase sarana produksi obat JKN, bahan baku, dan obat high  
risk lainnya yang mematuhi persyaratan CPOB (65,79%)  
- IKK 12 Indeks pengelolaan data dan informasi Direktorat Pengawasan  
Produksi ONPP yang optimal (66,67%)  
d. 3 (tiga) IKK dengan kriteria pencapaian “Tidak Dapat Disimpulkan” (>  
120%), yaitu:  
- IKK 1: Persentase sarana produksi obat yang mandiri dalam pemenuhan  
CPOB (129,53%)  
- IKK 5: Persentase fasilitas produksi produk JKN dan produk high risk  
lainnya serta bahan baku obat yang diawasi sesuai standar (213,68%).  
- IKK 9: Persentase tahapan pemenuhan fasilitas produksi obat dan bahan  
baku obat baru yang diterbitkan keputusan dalam rangka pengawasan  
(291,67%)