II. Evaluasi Capaian Kinerja dan Realisasi Anggaran Output Triwulan IV Tahun 2024
1. Output 1: Keputusan penilaian fasilitas produksi BBO, obat, produk biologi, dan sarana khusus
yang diselesaikan tepat waktu
● Jumlah keputusan hasil penilaian fasilitas produksi bahan baku obat, obat, produk biologi, dan
sarana khusus yang diselesaikan tepat waktu hingga Triwulan IV Tahun 2024 sebanyak 165
keputusan, dengan realisasi anggaran sebesar Rp4.003.546.469 atau 99,99% dari total
anggaran yang tersedia Rp4.003.787.000. Keputusan penilaian fasilitas dimaksud mencakup
Sertifikasi baru maupun perubahan fasilitas, penilaian pemenuhan CPOB fasilitas obat impor,
fasilitas radiofarmaka dan lain-lain.
● Faktor penunjang dalam pencapaian kinerja antara lain:
a. Komitmen seluruh SDM yang terlibat
b. Pelaksanaan desk prasertifikasi CPOB
c. Tersedianya sistem/aplikasi berbasis elektronik termasuk tanda tangan elektronik (TTE)
d. Layanan konsultasi dan asistensi
● Kendala atau hambatan dalam pencapaian target, antara lain:
a. Pemenuhan timeline penyelesaian masih di luar waktu yang ditetapkan.
b. Komunikasi atau reminder untuk proses penyelesaian permohonan.
c. Kepatuhan pelaku usaha dalam pemenuhan CAPA.
● Identifikasi risiko:
a. Pelaksanaan kegiatan pelayanan publik tidak dapat dilaksanakan dengan efektif sehingga
berpengaruh terhadap penyelesaian proses pelayanan publik.
● Rencana perbaikan:
a. Meningkatkan komunikasi dan koordinasi internal dalam penyelesaian permohonan
penilaian termasuk monitoring dan evaluasi.
b. Meningkatkan efektivitas pelaksanaan desk prasertifikasi CPOB dan evaluasi pemenuhan
CPOB obat impor.
2. Output 2: Keputusan hasil pengawalan pemenuhan persyaratan fasilitas produksi obat yang
diterbitkan
● Jumlah keputusan hasil pengawalan pemenuhan persyaratan fasilitas produksi obat yang
diterbitkan hingga Triwulan IV Tahun 2024 sebanyak 27 keputusan, dengan realisasi anggaran
sebesar Rp2.800.739.868 atau 99,99% dari total anggaran yang tersedia Rp2.800.803.000.
● Terdapat 27 keputusan yang terdiri dari 20 keputusan terhadap fasilitas produksi produk
biologi, 5 keputusan terhadap fasilitas produksi radiofarmaka, dan 2 keputusan terhadap
fasilitas produksi BBO. Dari 27 keputusan tersebut, terdapat 1 kali diskusi, 9 kali desk
prasertifikasi CPOB, 9 trip inspeksi dalam rangka Sertifikasi CPOB, dan penerbitan Sertifikat
CPOB sebanyak 8 output.
● Faktor penunjang dalam pencapaian kinerja antara lain:
a. Komitmen seluruh SDM yang terlibat
b. Tersedianya layanan konsultasi dan asistensi melalui e-atensi CPOB
c. Tersedianya regulasi dan standar terkait CPOB
● Kendala atau hambatan dalam pencapaian target, antara lain:
a. Dukungan atau ekosistem dalam peningkatan kemandirian industri farmasi