RINGKASAN HASIL INSPEKSI CPOB  
INSPEKSI PT BIO FARMA  
Fasilitas bulk sIPV Gd. 21 Lt.2, Fasilitas Bulk Antisera Gedung Cisarua dan Gedung 40, dan Fasilitas  
Produk Jadi antisera Gedung 40, Gedung 19 Lt. 1 dan Lt. 2  
Nomor Inspeksi  
Tanggal Inspeksi  
LI/01/22/016  
11 – 14 April 2022  
Ruang Lingkup Inspeksi Inspeksi dalam rangka Resertifikasi CPOB fasilitas bulk sIPV Gd. 21 Lt.2, dan  
Pendalaman Pemenuhan CPOB Fasilitas Bulk Antisera Gedung Cisarua dan  
Gedung 40,Produk Jadi antisera Gedung 40, Gedung 19 Lt. 1 dan Lt. 2  
Cakupan Inspeksi  
Area yang diinspeksi:  
1. Gedung 21 Lt. 2: Pembuatan Bulk sIPV  
2. Gedung 40 Lt. 1: Pembuatan Bulk Antisera  
3. Gedung 40 Lt.1: Formulasi, filling Vaksin Antisera  
4. Gedung 19 Lt.2: Filling Vaksin Antisera  
5. Gedung 19 Lt.1: pengemasan  
6. Gedung 20: Gudang penerimaan, penyimpanan bulk Hepatitis B import  
7. Gedung 9 Lt. 1: Gudang distribusi dan Penyimpanan Vaksin Hepatitis B dan  
Pentabio  
8. Gedung 32 Lt. 1: Pembuatan Media  
9. Laboratorium Uji Hewan, Lab Mikrobiologi, Lab Kimia, dan Lab Virus  
Inspeksi mencakup semua aspek CPOB antara lain sistem mutu industri farmasi  
(pengkajian mutu produk, pengendalian perubahan, penanganan penyimpangan,  
risk assesment, Sistem CAPA), personalia, bangunan dan fasilitas, sarana  
penunjang, peralatan, produksi, cara penyimpanan dan pengiriman obat yang  
baik, pengawasan mutu, inspeksi diri, audit mutu dan audit & persetujuan  
pemasok, keluhan dan penarikan produk, dokumentasi, dan kualifikasi dan  
validasi.  
Ringkasan Observasi  
Fasilitas Produksi Bulk sIPV (Gedung 21 Lt. 2)  
Fasilitas belum pernah digunakan untuk produksi secara komersial, hanya  
digunakan untuk riset sPIV dan produksi produk uji klinik nOPV1 dan nOPV3.  
Terakhir digunakan untuk produksi sIPV riset namun tidak dilanjutkan mengingat  
adanya kontaminasi pada saat proses kultur sel. Terhadap kontaminan tersebut  
telah ditangani melalui mekanisme penanganan penyimpangan.  
Fasilitas Produksi Sera Gd. 40  
Fasilitas produksi Sera terakhir beroperasi pada Desember 2021. Sehubungan  
dengan adanya penggantian tanki pemurnian, sampai dengan saat inspeksi  
berlangsung belum dilakukan proses produksi kembali. Terkait dengan proses  
formulasi dan filling, formulasi untuk bulk serum masih dilakukan di Gedung 40  
Lantai 1, namun proses filling dilakukan di Gedung 19 lantai 1. Fasilitas filling di  
Gedung 40 sudah tidak digunakan sejak 2018 untuk proses produksi vaksin Td  
Fasilitas Formulasi dan Filling (Gd. 19)  
Terkait proses formulasi dan pengisian di Gedung 19, masih ditemukan  
penyelesaian proses produksi secara aseptis tidak dilakukan sesingkat mungkin.  
Selain itu, pada pelaksanaan simulasi proses aseptis (media fill) gedung 19 masih  
mengakomodir aktivitas holding time selama 16 hari.  
PT Bio Farma memiliki sistem mutu dimana semua aspek sistem mutu telah  
diimplementasikan antara lain QRM, PQR, penanganan penyimpangan,  
pengendalian perubahan, penanganan keluhan dan sistem recall, internal audit  
dan eksternal audit, sistem CAPA, personil, dll.  
Secara umum, peralatan di area produksi dan laboratorium telah dilengkapi  
dengan prosedur pengoperasian dan pemeliharaan. Peralatan kritis dan sarana  
penunjang kritis telah dikualifikasi. Validasi media fill, validasi proses, validasi  
metode analisis, validasi pembersihan, dan validasi desinfeksi telah didesain dan  
dilakukan.  
PT Bio Farma diminta untuk melakukan perbaikan terhadap semua temuan pada  
daftar defisiensi terutama terkait penanganan serta desain/kondisi fasilitas,  
pelaksanaan kegiatan produksi, serta pelaksanaan pengujian dan validasi metode  
uji.  
Kesimpulan  
Berdasarkan hasil inspeksi, dapat disimpulkan bahwa pemenuhan CPOB di  
Fasilitas bulk sIPV Gd. 21 Lt.2, dan Fasilitas Bulk Antisera Gedung Cisarua dan  
Gedung 40, Produk Jadi antisera Gedung 40, Gedung 19 Lt. 1 dan Lt. 2 tergolong  
baik.