RINGKASAN HASIL INSPEKSI CPOB  
INSPEKSI PT BIO FARMA  
Fasilitas Produksi Bulk Vaksin Polio (Gedung 35, Gedung 33), Produk Jadi Vaksin Polio (Gedung 33,  
Gedung 19 (L1), Bulk Vaksin Campak (Gedung 35, Gedung 33) & Produk Jadi Vaksin Campak  
(Gedung 33, Gedung 19 (L1).  
Nomor Inspeksi  
Tanggal Inspeksi  
LI/01/22/098  
6 – 9 Desember 2022  
Ruang Lingkup Inspeksi Inspeksi dalam rangka pendalaman pemenuhan CPOB Fasilitas Produksi Bulk  
Vaksin Polio (Gedung 35, Gedung 33), Produk Jadi Vaksin Polio (Gedung 33,  
Gedung 19 (L1), dan Bulk Vaksin Campak (Gedung 35, Gedung 33) & Produk  
Jadi Vaksin Campak (Gedung 33, Gedung 19 (L1).  
Cakupan Inspeksi  
Area yang diinspeksi:  
1. Gedung 35 : Breeding ayam SPF dan persiapan ginjal kera, pengujian NVT  
pada monyet  
2. Gedung 33 Lantai 2 : Pembuatan bulk, formulasi, filling, dan liofilisasi vaksin  
virus campak  
3. Gedung 33 Lantai 2 : Pembuatan bulk, formulasi, filling, vaksin virus polio  
4. Gedung 19 Lantai 1 : Pengemasan  
5. Gedung 19 Lantai 3 : Pengujian mutu mikrobiologi (PMM)  
6. Gedung 3 Lantai 3 : Pengujian mutu kimia-fisika (PMKF)  
7. Gedung 33 Lantai 1 : Pengujian mutu vaksin virus (PMVV), patologi dan  
toksikologi  
8. Gedung 36 Lantai 1 : Laboratorium Histopatologi  
9. Gedung 20 : Gudang bahan baku dan bahan kemas  
10. Gedung 9 : Gudang distribusi  
Inspeksi mencakup semua aspek CPOB antara lain sistem mutu industri farmasi  
(pengkajian mutu produk, pengendalian perubahan, penanganan penyimpangan,  
Quality Risk Management, Sistem CAPA, Pelulusan Produk), personalia,  
bangunan dan fasilitas, sarana penunjang, peralatan, produksi, pengawasan  
mutu, inspeksi diri, audit mutu dan audit & persetujuan pemasok, keluhan dan  
penarikan produk, dokumentasi, dan kualifikasi dan validasi.  
Ringkasan Observasi  
Fasilitas Produksi Bulk dan Produk Jadi Vaksin Polio  
Sejak inspeksi terakhir November 2021, tidak ada perubahan bermakna terhadap  
fasilitas produksi bulk dan produk jadi vaksin polio termasuk sarana penunjang  
yang mensuplai udara, sistem pengolahan air dan uap murni maupun udara  
bertekanan. Terkait dengan temuan inspeksi sebelumnya, industri melakukan  
perbaikan temuan potensi kontaminasi silang pada area pre-wash.  
Fasilitas Produksi Bulk dan Produk Jadi Vaksin Campak  
Secara umum tidak ada perubahan bermakna terkait dengan fasilitas produksi  
bulk maupun produk jadi vaksin Campak. Fasilitas terdiri dari 1) fasilitas breeding  
ayam SPF - Gedung 35, 2) fasilitas pembuatan bulk dan produk jadi vaksin  
campak - Gedung 33 Lantai 2; 3) fasilitas pengemasan - Gedung 19 lantai 1.  
Fasilitas breeding ayam dilengkapi dengan alur personel dan material yang  
terpisah, area gowning, washing room, isolator disinfection, SPF chicken  
breeding, inkubator dan seed chicken breeding.  
Fasilitas Pengemasan Sekunder Gedung 19 L1  
Gedung 19 Lantai 1 merupakan fasilitas yang digunakan untuk kegiatan inspeksi  
visual dan pengemasan sekunder. Untuk vaksin Campak, inspeksi visual  
dilakukan di Gedung 33 lantai 2, kegiatan di Gedung 19 lantai 1 hanya  
pengemasan sekunder. Sedangkan untuk vaksin polio, baik inspeksi visual  
maupun pengemasan sekunder dilakukan di Gedung 19 Lantai 1.  
PT Bio Farma memiliki sistem mutu dimana semua aspek sistem mutu telah  
diimplementasikan antara lain QRM, PQR, penanganan penyimpangan,  
pengendalian perubahan, penanganan keluhan dan sistem recall, internal audit  
dan eksternal audit, sistem CAPA, personil, dll.  
Secara umum, sistem mutu di PT Bio Farma sudah berjalan dengan baik namun  
komitmen  
terhadap  
perbaikan  
berkesinambungan  
termasuk  
dalam  
menindaklanjuti CAPA perlu ditingkatkan. Fasilitas Produksi Bulk dan Vaksin Polio  
serta Fasilitas Produksi Bulk dan Vaksin Campak merupakan bangunan lama  
yang memerlukan peremajaan segera untuk tetap dapat memenuhi ketentuan  
regulasi CPOB terkini. Sistem perawatan fasilitas dan peralatan perlu dikaji  
kembali ketangguhannya serta kesesuaiannya dengan ketentuan. Sistem  
penjaminan mutu steril kaitannya dengan pelaksanaan produksi dan personnel  
aseptic behavior perlu ditingkatkan. Selain itu, pelaksanaan kualifikasi dan validasi  
juga masih memerlukan perbaikan.  
Kesimpulan  
Berdasarkan hasil inspeksi, dapat disimpulkan bahwa pemenuhan CPOB di  
Fasilitas Produksi Bulk Vaksin Polio (Gedung 35, Gedung 33), Produk Jadi Vaksin  
Polio (Gedung 33, Gedung 19 (L1), Bulk Vaksin Campak (Gedung 35, Gedung 33)  
& Produk Jadi Vaksin Campak (Gedung 33, Gedung 19 (L1) tergolong cukup.