Setiap selesai produksi, seluruh peralatan bekas didekontaminasi. tersedia otoklaf
dekontaminasi untuk tiap tahapan proses (formulasi dan filling).
Pengemasan produk nOPV2 dilakukan di Lt. 1 Gedung 43. Gedung 43 Lt.1
disiapkan untuk 4 (empat) lini pengemasan, namun yang saat ini sudah lengkap
terpasang alat baru Lini Packaging 1. Lini Packaging 1 telah dilengkapi dengan
integrated packaging line yang mampu melaksanakan kegiatan inspeksi visual,
labelling, cartooning, wrapping dan bundling secara berurutan.
Fasilitas Produksi Vaksin dan Sera (Vaksin BCG) (Gedung 36 L4, Gedung 36 L5,
Gedung 19 L1)
Produksi rutin produk Vaksin BCG belum berjalan, saat ini masih proses
pengurusan NIE baru. Aktivitas yang sudah dilakukan pada fasilitas vaksin BCG
Gedung 36 Lantai 4 berupa kualifikasi peralatan dan validasi proses (termasuk
proses aseptis). Proses formulasi dan filling dilakukan dalam satu ruangan yang
sama. Tersedia CCTV untuk pemantauan selama proses.
Tahapan proses fill and finish mencakup pencucian vial, depirogenasi vial, filling
dan half stopering, Automatic Loading Freeze Dryer, Liofilisasi, Automatic Loading
Freeze Dryer, Capping, pencucian badan luar vial, dan penyimpanan di Cold
Room.
Inspeksi visual dilakukan di Gedung 36 lantai 5, kemudian pengemasan sekunder
berupa labelling dan cartoning dilakukan di Gedung 19 Lantai 1.
Fasilitas Produksi Vaksin Virus (Vaksin Hepatitis B, Seasonal Flu, IPV) (Gedung
19 L1 dan 2)
Secara umum, proses produksi di Gedung 19 terdiri dari persiapan formulasi,
proses formulasi, proses filling, di Lantai 2, serta pengemasan dan distribusi di
Lantai 1. Persiapan formulasi dilakukan penimbangan eksipien, pelarutan
eksipien, filtrasi eksipien, sterilisasi alat dan eksipien. Pada proses formulasi
aktivitas yang dilakukan adalah transfer bulk dan eksipien ke dalam mixing vessel,
proses mixing, transfer ke botol untuk kemudian dilanjutkan ke proses filling atau
disimpan di cold room tidak langsung proses filling. Selanjutnya proses filling
dilakukan persiapan bahan kemas, pencucian dan depirogenasi untuk kemasan
vial dan ampul, proses filling. Pada kemasan yang telah di filling, dilakukan
inspeksi visual. Hasil inspeksi yang memenuhi syarat, kemudian dilakukan
pengemasan labelling dan cartoning.
Perubahan bermakna (major) sejak inspeksi terakhir antara lain:
a. Terkait Vaksin nOPV2
-
Perubahan Critical Proses Parameter (CPP) suhu inkubasi biakan virus
nOPV2 dari 33,3 °C menjadi 33,3 - 34,0 °C (Major).
-
Penghapusan parameter pengujian RCT marker (Major)
b. Terkait Vaksin BCG (Major)
-
Perubahan fasilitas Formulasi, filling, liofilisasi vaksin BCG vaksin BCG
dari Gedung 12 menjadi Gedung 36
Perubahan batch size produksi
-
●
●
Perubahan batch size formulasi dari 5 liter menjadi 12 liter
Perubahan batch size filling dari 7000 ampul menjadi 24000 vial
-
Perubahan proses produksi
●
●
Perubahan proses loading/ unloading, liofilisasi
Perubahan volume filling vaksin ke dalam kemasan dari 80 Dosis
bayi/ampul (0,5 mL) menjadi 20 dosis bayi/vial (0,31 mL)
Perubahan target konsentrasi final bulk dari 3 mg/mL menjadi 1,5
mg/mL
●
●
Perubahan volume filling pelarut NaCl, sehingga Volume