RINGKASAN HASIL INSPEKSI CPOB  
INSPEKSI PT BIO FARMA  
Fasilitas Produksi Vaksin Bakteri (DTP, TT, DT, Td, Tifoid Konjugat) (Gedung 19 L1 dan 2), Bulk  
Toksoid Difteri (Gedung 23 dan Gedung 15), dan Bulk Toksoid Tetanus (Gedung 11 dan Gedung 15)  
Nomor Inspeksi  
Tanggal Inspeksi  
LI/01/23/045  
26-28 Juli 2023  
Ruang Lingkup Inspeksi Inspeksi dalam rangka Pendalaman pemenuhan CPOB fasilitas produksi Vaksin  
Bakteri (DTP, TT, DT, Td, Tifoid Konjugat) (Gedung 19 L1 dan 2), Bulk Toksoid  
Difteri (Gedung 23 dan Gedung 15), dan Bulk Toksoid Tetanus (Gedung 11 dan  
Gedung 15).  
Cakupan Inspeksi  
Area yang diinspeksi:  
1. Gedung 19 Lantai 2: Formulasi dan pengisian vaksin Bakteri (DTP, TT, DT,  
Td, Tifoid Konjugat)  
2. Gedung 23: Pembuatan Bulk (Kultivasi dan Detoksifikasi) Bulk Toksoid Difteri  
3. Gedung 11: Pembuatan Bulk (Kultivasi dan Detoksifikasi) Bulk Toksoid  
Tetanus  
4. Gedung 15: Pembuatan Bulk (Purifikasi) Bulk Toksoid Difteri dan Tetanus  
5. Gedung 9: Gudang Distribusi  
6. Gedung 3 Lantai 2: Pembuatan media virus dan media pemantauan  
lingkungan  
7. Gedung 3 Lantai 3: Pengujian Mutu Kimia Fisika dan Pengujian Mutu  
Mikrobiologi  
8. Gedung 19 Lantai 3: Pengujian Mutu Vaksin Bakteri, Pengujian Mutu Kimia  
Fisika, dan Pengujian Mutu Mikrobiologi  
9. Gedung 24B: Fasilitas pemeliharaan hewan uji untuk pengujian vaksin difteri,  
tetanus, dan pertusis  
Inspeksi mencakup semua aspek CPOB antara lain sistem mutu, manajemen risiko  
mutu, pengendalian perubahan, penanganan penyimpangan, pengkajian mutu  
produk, sistem CAPA, personalia, bangunan dan fasilitas, sarana penunjang,  
peralatan, produksi, cara penyimpanan dan pengiriman obat yang baik,  
pengawasan mutu, keluhan dan penarikan produk, dokumentasi, kegiatan alih daya  
dan kualifikasi dan validasi.  
Ringkasan Observasi  
Fasilitas Produksi Bulk Toksoid Difteri  
Produksi bulk toksoid difteri mencakup aktivitas sebagai berikut:  
Proses kultivasi dan detoksifikasi di Gedung 23  
Proses purifikasi Toksoid Difteri di Gedung 15  
Secara umum, tidak ada perubahan signifikan terhadap fasilitas, kecuali  
penambahan killing tank di Gedung 23.  
Fasilitas Produksi Bulk Toksoid Tetanus  
Produksi bulk toksoid tetanus mencakup aktivitas sebagai berikut:  
Proses pembuatan Tetanus Single Harvest (TSH) di Gedung 11  
Proses purifikasi Toksoid Tetanus di Gedung 15  
Gedung 11 dibagi menjadi 2 area, yaitu area toksin (dari bibit sampai pada  
pemekatan toksin) dan area toksoid (dari proses pembuatan media sampai dengan  
pemekatan toksoid).  
Gedung 15 merupakan shared facility untuk proses purifikasi toksoid difteri dan  
toksoid tetanus. Proses purifikasi dilakukan di ruang yang terpisah, namun proses  
pengisian ke kemasan bulk dilakukan di ruang yang sama.  
Fasilitas Produksi Formulasi dan Pengisian Vaksin Bakteri  
Proses formulasi dan pengisian, serta pengemasan sekunder vaksin bakteri  
dilakukan di Gedung 19, yang merupakan fasilitas yang digunakan multiproduk.  
Lantai 2 digunakan untuk formulasi dan filling vaksin yang terdiri dari tiga ruang  
formulasi, satu filling line produk vaksin kemasan vial, satu filling line ampul produk  
vaksin, satu filling line ampul pelarut vaksin, dan satu filling line uniject.  
Perubahan bermakna sejak inspeksi terakhir antara lain:  
a. Penambahan killing tank di Gedung 23.  
b. Penambahan volume Overfill Vaksin Jerap kemasan Vial dan penambahan uji  
extractable volume.  
c. Peningkatan kapasitas produksi PTT yaitu penambahan jumlah lot PTTc yang  
dimurnikan dalam satu bets PTT dari sebelumnya satu lot PTTc menjadi 2 lot  
PTTc  
d. Penghilangan uji toksisitas abnormal pada spesifikasi produk akhir  
e. Implementasi 2D Code pada kemasan vaksin Td, DTP, dan DT  
f. Penambahan Tokyo Chemical Industry Co., Ltd sebagai vendor Glutathione  
reduced yang digunakan dalam produksi wPSH (Pertusis Single Harvest)  
g. Penggunaan fasilitas Gedung 3 untuk fasilitas produksi media pemantauan  
lingkungan dan media virus tahap 1 (produksi media lingkungan) dimulai  
September 2022 dan tahap 2 (produksi media virus).  
PT Bio Farma memiliki sistem mutu yang kuat dan secara umum semua aspek  
sistem mutu telah diimplementasikan antara lain QRM, PQR, penanganan  
penyimpangan, pengendalian perubahan, penanganan keluhan dan sistem recall,  
internal audit dan eksternal audit, sistem CAPA, personil dll.  
Secara umum, peralatan di laboratorium telah dilengkapi dengan prosedur  
pengoperasian dan pemeliharaan. Peralatan kritis dan sarana penunjang kritis telah  
dikualifikasi. Validasi media fill, validasi proses, validasi metode analisis, validasi  
pembersihan, dan validasi desinfeksi dilakukan sesuai dengan ketentuan.  
Kesimpulan  
Berdasarkan hasil inspeksi, dapat disimpulkan bahwa pemenuhan CPOB di fasilitas  
pembuatan Vaksin Bakteri (DTP, TT, DT, Td, Tifoid Konjugat) (Gedung 19 L1 dan  
2), Bulk Toksoid Difteri (Gedung 23 dan Gedung 15), dan Bulk Toksoid Tetanus  
(Gedung 11 dan Gedung 15) tergolong baik.