RINGKASAN HASIL INSPEKSI CPOB  
INSPEKSI PT BIO FARMA  
Fasilitas Produksi Injeksi Volume Kecil Ovine Enoxaparin Sodium dan Vaksin Tifoid Konjugat  
(Gedung 41A), Bulk Tifoid Konjugat, Bulk HiB Konjugat, Bulk Vaksin Covid-19 (Gedung 36 Lantai  
4), dan Vaksin dan Sera bulk antigen (tipe: Protein Rekombinan Binding Domain (RBD) Virus  
SARS-CoV-2 dengan sel inang Pichia pastoris) (Gedung 16)  
Nomor Inspeksi  
Tanggal Inspeksi  
LI/01/23/072  
24 27 Oktober 2023  
Ruang Lingkup Inspeksi Inspeksi dalam rangka Pendalaman pemenuhan CPOB fasilitas produksi Fasilitas  
Produksi Injeksi Volume Kecil Ovine Enoxaparin Sodium dan Vaksin Tifoid  
Konjugat (Gedung 41A), Bulk Tifoid Konjugat, Bulk HiB Konjugat, Bulk Vaksin  
Covid-19 (Gedung 36 Lantai 4), dan Vaksin dan Sera bulk antigen (tipe: Protein  
Rekombinan Binding Domain (RBD) Virus SARS-CoV-2 dengan sel inang Pichia  
pastoris) (Gedung 16)  
Cakupan Inspeksi  
Area yang diinspeksi:  
1. Gedung 36 Lt 4: Pembuatan Bulk Tifoid Konjugat, Bulk HiB Konjugat, Bulk  
Vaksin Covid-19  
2. Fasilitas sarana penunjang AHU gedung 36 Lt. 5  
3. Fasilitas penunjang Gedung 36 Lt 2: Sistem Pengolahan Air.  
4. Gedung 16 (yeast based vaccine bulk production)  
5. Gedung QC Vaksin Virus (Gd 33 lantai 1), QC Mikrobiologi, QC Kimia, QC  
Vaksin Bakteri (Gd 19 lantai 3, dan Gedung 3 lantai 3).  
6. Fasilitas yang tidak dikunjungi : Fasilitas sarana penunjang gedung 16 (AHU,  
Water system dan compressed air)  
7. Gedung 41A (fasilitas formulasi, filling, dan pengemasan untuk produk  
kemasan PFS untuk produk Ovine Enoxaparin Sodium dan vaksin Tifoid)  
8. Gedung 20: Gudang Bahan Baku dan Bahan Kemas  
9. Gedung 9: Gudang Produk Jadi untuk Enoxaparin Sodium  
10. Sarana Penunjang Gedung 41A: WFI Generator, Pure Steam Generator,  
Compressed Air  
Inspeksi mencakup semua aspek CPOB antara lain sistem mutu, manajemen risiko  
mutu, pengendalian perubahan, penanganan penyimpangan, pengkajian mutu  
produk, sistem CAPA, personalia, bangunan dan fasilitas, sarana penunjang,  
peralatan, produksi, cara penyimpanan dan pengiriman obat yang baik,  
pengawasan mutu, keluhan dan penarikan produk, dokumentasi, dan kualifikasi dan  
validasi, kecuali kegiatan alih daya.  
Ringkasan Observasi  
Fasilitas Produksi Bulk HiB Conjugate Bulk, Typhoid Bulk dan RBD SARS-CoV-2  
(Gedung 36 Lt 4)  
Proses produksi mencakup aktivitas sebagai berikut:  
Shared facilities upstream and downstream: HiB Conjugate Bulk, Typhoid Bulk  
dan RBD SARS-CoV-2 Bulk Yeast Recombinant Based  
Weighing dan pembuatan media  
Seed preparation  
Fermentasi/upstream  
Panen hasil pengkayaan  
Filtrasi dan purifikasi Bulk  
Penuimpanan Bulk  
Konjugasi dan filtrasi Bulk konjugat  
Gedung 36 lantai 4 terbagi atas dua area besar, yakni area bio-positif dan area bio-  
negatif, dengan pembagian AHU dan ruangan yang berbeda, termasuk alur keluar  
masuk personel dan barang.  
Fasilitas produksi Fasilitas Produksi Injeksi Volume Kecil Ovine Enoxaparin Sodium  
dan Vaksin Tifoid Konjugat (Gedung 41A)  
Proses produksi mencakup aktivitas sebagai berikut:  
Formulasi, filling, dan pengemasan untuk produk kemasan PFS untuk produk  
Ovine Enoxaparin Sodium dan vaksin Tifoid  
Pencucian (alat dan gowning  
Preparasi seperti penimbangan (di bawah weighing booth),  
Pengenceran dan formulasi final bulk Ovine Enoxaparin Sodium  
Formulasi final bulk Vaksin Tifoid (saat ini belum diproduksi)  
Filling kemasan PFS yang dilakukan di dalam RABS;  
Pengemasan, inspeksi visual, plungering dan labelling.  
Fasilitas Produksi Vaksin dan Sera bulk antigen (Gedung 16)  
Proses produksi mencakup aktivitas sebagai berikut:  
Produksi Protein Rekombinan Binding Domain (RBD) Virus SARS-CoV-2  
dengan sel inang Pichia pastoris.  
Persiapan dan perbanyakan seed yeast rekombinan  
Kultivasi dan purifikasi  
Filtrasi steril, dan pengisian bulk antigen  
Gedung akan difokuskan untuk kegiatan clinical lot Hepatitis B dan juga untuk  
skala komersial kecil Hepatitis B atau produk lain yang berbasis yeast.  
Akan dilakukan renovasi fasilitas mencakup upgrade sarana penunjang dan  
pemisahan akses personil ke area bio positif dan bio negatif termasuk  
perbaikan alur orang dan material serta penempatan pass box untuk  
mengakomodasi pemisahan alur orang dan material di area biopositif dan  
bionegatif  
Sehubungan dengan renovasi, akan dilakukan studi fisibilitas dan kajian risiko  
utamanya mereview strategi pengurangan risiko dan pemantauan/kontrol  
tambahan yang dilakukan pada kondisi existing.  
Perubahan bermakna sejak inspeksi terakhir antara lain terkait fasilitas FP PFS  
gedung 41A digunakan untuk produksi lot development vaksin flu trivalent dan  
quadrivalent (Flu Bio)  
Secara keseluruhan, sistem manajemen mutu PT Bio Farma telah tersedia dan  
implementasinya sudah berjalan cukup baik. Fungsi produksi, pengawasan, dan  
jaminan mutu beroperasi secara mandiri dan didukung oleh personel yang memiliki  
kualifikasi sesuai dengan tugas mereka.  
Manajemen puncak telah memiliki tanggung jawab paling untuk memastikan Sistem  
Mutu Industri Farmasi yang efektif tersedia, mempunyai sumber daya yang  
memadai dan bahwa peran, tanggung jawab, dan wewenang ditetapkan,  
dikomunikasikan dan diimplementasikan di seluruh organisasi. Kepemimpinan dan  
partisipasi aktif manajemen puncak dalam Sistem Mutu telah menjamin dukungan  
dan komitmen personel di semua tingkat dan pabrik dalam organisasi terhadap  
Sistem Mutu Industri Farmasi.  
Secara umum, peralatan di laboratorium telah dilengkapi dengan prosedur  
pengoperasian dan pemeliharaan. Peralatan kritis dan sarana penunjang kritis telah  
dikualifikasi. Validasi media fill, validasi proses, dan validasi pembersihan  
dilakukan sesuai dengan ketentuan.  
Kesimpulan  
Berdasarkan hasil inspeksi, dapat disimpulkan bahwa pemenuhan CPOB di fasilitas  
pembuatan Injeksi Volume Kecil Ovine Enoxaparin Sodium dan Vaksin Tifoid  
Konjugat (Gedung 41A), Bulk Tifoid Konjugat, Bulk HiB Konjugat, Bulk Vaksin  
Covid-19 (Gedung 36 Lantai 4), dan Vaksin dan Sera bulk antigen (tipe: Protein  
Rekombinan Binding Domain (RBD) Virus SARS-CoV-2 dengan sel inang Pichia  
pastoris) (Gedung 16) tergolong cukup.