Ringkasan Observasi
Fasilitas Produksi Bulk Vaksin BCG (Gedung 36 Lantai 2) - Sertifikasi CPOB
Proses produksi mencakup aktivitas persiapan dan perbanyakan seed BCG,
inokulasi, kultivasi, filtrasi, dan panen bulk BCG.
Fasilitas Produksi Vaksin COVID-19 (Gedung 43 Ground Floor dan Lantai 1)
Proses produksi mencakup aktivitas formulasi, homogenisasi, pengisian, dan
pengemasan Injeksi Volume Kecil Vaksin COVID-19 dalam Vial, serta Pelabelan
dan pengemasan sekunder Injeksi Volume Kecil Vaksin COVID-19 dalam Vial.
Perubahan bermakna sejak inspeksi terakhir:
Perubahan bermakna sejak inspeksi terakhir antara lain terkait fasilitas FP PFS
gedung 41A digunakan untuk produksi lot development vaksin flu trivalent dan
quadrivalent (Flu Bio)
Secara keseluruhan, sistem manajemen mutu PT Bio Farma telah tersedia dan
implementasinya sudah berjalan cukup baik. Fungsi produksi, pengawasan, dan
jaminan mutu beroperasi secara mandiri dan didukung oleh personel yang memiliki
kualifikasi sesuai dengan tugas mereka.
Manajemen puncak telah memiliki tanggung jawab paling untuk memastikan Sistem
Mutu Industri Farmasi yang efektif tersedia, mempunyai sumber daya yang
memadai dan bahwa peran, tanggung jawab, dan wewenang ditetapkan,
dikomunikasikan dan diimplementasikan di seluruh organisasi. Kepemimpinan dan
partisipasi aktif manajemen puncak dalam Sistem Mutu telah menjamin dukungan
dan komitmen personel di semua tingkat dan pabrik dalam organisasi terhadap
Sistem Mutu Industri Farmasi.
Secara umum, peralatan di laboratorium telah dilengkapi dengan prosedur
pengoperasian dan pemeliharaan. Peralatan kritis dan sarana penunjang kritis
telah dikualifikasi. Validasi media fill, validasi proses, dan validasi pembersihan
dilakukan sesuai dengan ketentuan.
Kesimpulan
Berdasarkan hasil inspeksi, dapat disimpulkan bahwa pemenuhan CPOB di fasilitas
pembuatan Injeksi Volume Kecil Ovine Enoxaparin Sodium dan Vaksin Tifoid
Konjugat (Gedung 41A), Bulk Tifoid Konjugat, Bulk HiB Konjugat, Bulk Vaksin
Covid-19 (Gedung 36 Lantai 4), dan Vaksin dan Sera bulk antigen (tipe: Protein
Rekombinan Binding Domain (RBD) Virus SARS-CoV-2 dengan sel inang Pichia
pastoris) (Gedung 16) tergolong cukup.