RINGKASAN HASIL INSPEKSI CPOB  
INSPEKSI PT BIO FARMA  
Fasilitas Produksi (Gedung 19 Lantai 2 dan Lantai 1) dan  
Gedung 43 (Lantai Dasar Filling Line 1 dan Lantai 1)  
LI/01/24/012  
Nomor Inspeksi  
Tanggal Inspeksi  
27 Februari – 1 Maret 2024  
Ruang Lingkup Inspeksi Inspeksi dalam rangka:  
1. Verifikasi perbaikan fasilitas produksi Gedung 19 untuk Vaksin Bakteri  
(Vaksin DTP, TT, DT, Td, Tifoid Konjugat); Vaksin Kombinasi (Vaksin  
DTP-HB, Vaksin DTP-HB-HiB); Vaksin Virus (Vaksin Hepatitis B, Seasonal  
Flu, IPV); Pelarut Vaksin; dan Antisera.  
2. Sertifikasi CPOB penambahan aktivitas produksi vaksin bakteri di Gedung 43  
(Lantai Dasar Filling Line 1 dan Lantai 1)  
Cakupan Inspeksi  
Area yang diinspeksi:  
1. Fasilitas formulasi dan filling Vaksin Jerap (Gedung 19 Lantai 2) beserta  
sarana penunjang kritis (sistem tata udara dan sistem pengolahan air) yang  
diamati melalui koridor  
2. Fasilitas pengemasan sekunder Vaksin Jerap termasuk ruang visual inspeksi  
dan ruang penyimpanan produk ruahan (Gedung 19 Lantai 1)  
3. Visitasi fasilitas produksi hanya dilakukan di kelas D, sedangkan kelas B  
dilihat dari CCTV.  
4. Fasilitas formulasi dan filling Vaksin Covid-19 (Gedung 43 Lantai Dasar  
Filling Line 1) beserta sarana penunjang kritis (sistem tata udara dan sistem  
pengolahan air), yang akan disertifikasi untuk Vaksin Jerap  
5. Fasilitas pengemasan sekunder Vaksin Covid-19 (Gedung 43 Lantai 1)  
6. Area Penyimpanan Cold Storage (Gedung 43 Lantai Basement)  
7. Area Pengujian Mutu Vaksin Bakteri (Gedung 19 dan Gedung 3 Lantai 3)  
8. Area Pengujian Mutu Mikrobiologi (Gedung 19 dan Gedung 3 Lantai 3)  
9. Area Pengujian Mutu Kimia dan Fisika (Gedung 19 dan Gedung 3 Lantai 3)  
10. Area Laboratorium Hewan Uji (Gedung 24B)  
11. Gudang Bahan Baku dan Bahan Kemas (Gudang 20)  
12. Gudang Dingin Produk Jadi yang berlokasi di area Pengemasan Sekunder  
(Gedung 19 Lt. 1)  
Inspeksi mencakup semua aspek CPOB antara lain sistem mutu, manajemen  
risiko mutu, pengendalian perubahan, penanganan penyimpangan, pengkajian  
mutu produk, sistem CAPA, personalia, bangunan dan fasilitas, sarana penunjang,  
peralatan, produksi, cara penyimpanan dan pengiriman obat yang baik,  
pengawasan mutu, keluhan dan penarikan produk, dokumentasi, kegiatan alih  
daya dan kualifikasi dan validasi.  
Ringkasan Observasi  
Fasilitas Produksi Gedung 19 (Lantai 2 dan 1)  
Secara umum, proses produksi di Gedung 19 terdiri dari persiapan formulasi,  
proses formulasi, proses filling di Lantai 2, serta pengemasan dan distribusi di  
Lantai 1. Pada kemasan yang telah di filling, dilakukan inspeksi visual. Hasil  
inspeksi yang memenuhi syarat, kemudian dilakukan pengemasan labelling dan  
cartoning.  
Fasilitas Produksi Gedung 43 (Lantai Dasar Filling Line 1 dan Lantai 1)  
Proses produksi mencakup aktivitas formulasi, homogenisasi, pengisian, dan  
pengemasan Injeksi Volume Kecil dalam Vial, serta Pelabelan dan pengemasan  
sekunder Injeksi Volume Kecil Vaksin dalam Vial.  
Perubahan bermakna sejak inspeksi terakhir antara lain:  
a. Pergantian QA Manager (Plt. Kepala Divisi Penjamin Mutu dan Regulasi)  
menjadi Ida Nurnaeni  
b. Perubahan bermakna sejak inspeksi terakhir terkait dengan fasilitas produksi  
Gedung 19 Lantai 1 dan Lantai 2:  
-
Penambahan LAF untuk proteksi pada jalur keluar produk jadi yang  
melalui LAF dari area B ke CNC  
-
Pembuatan lubang passthrough (throughput system) untuk memfasilitasi  
transfer dari tangki formulasi yang harus ditempatkan di area filling ampul  
karena luas ruang pengisian vial tidak memadai untuk penempatan tangki  
yang besar.  
-
-
Pemasangan partisi untuk memisahkan ruang filling dan ruang capping  
Penggantian koneksi manual menjadi koneksi aseptis (closed system)  
untuk transfer bahan pada saat formulasi  
-
-
-
-
Perubahan desain posisi dan ukuran gloves sehingga lebih mudah  
dijangkau dan tidak menghalangi aliran udara kelas A  
Pemasangan CCTV untuk dapat mengamati proses loading rubber  
stopper di jalur pengisian  
Perubahan frekuensi pemantauan lingkungan antara lain meningkatkan  
frekuensi pemantauan di area B dan LAF  
Implementasi dan pemasangan GMS (GMP Monitoring System)  
PT Bio Farma memiliki sistem mutu yang kuat dan secara umum semua aspek  
sistem mutu telah diimplementasikan antara lain QRM, PQR, penanganan  
penyimpangan, pengendalian perubahan, penanganan keluhan dan sistem recall,  
internal audit dan eksternal audit, sistem CAPA, personil dll.  
Secara umum, peralatan di area produksi dan laboratorium telah dilengkapi  
dengan prosedur pengoperasian dan pemeliharaan. Peralatan kritis dan sarana  
penunjang kritis telah dikualifikasi. Validasi media fill, validasi proses, validasi  
metode analisis, validasi pembersihan, dan validasi desinfeksi telah didesain dan  
dilakukan.  
Namun demikian, masih diperlukan perbaikan berkesinambungan terkait tindak  
lanjut pemenuhan CAPA, fasilitas, peralatan dan sistem yang menunjang proses  
produksi serta pelaksanaan kualifikasi dan validasi.  
Kesimpulan  
Berdasarkan hasil inspeksi, dapat disimpulkan bahwa pemenuhan CPOB di  
Fasilitas Produksi Gedung 19 (Lantai 2 dan Lantai 1) dan Gedung 43 (Lantai  
Dasar Filling Line 1 dan Lantai 1) tergolong baik.