Rabu, 24 Juli 2024

    Sosialisasi Pelayanan Publik Tatap Muka Menuju Pelayanan Prima yang Berkualitas

    Pandemi Corona Virus Disease (COVID-19) telah mengubah sistem pelayanan publik di lingkungan Badan POM, di mana seluruh pelayanan publik dilaksanakan secara online. Namun di sisi lain kebutuhan masyarakat terhadap pelayanan publik secara tatap muka masih diperlukan. Sesuai Surat Edaran Kepala BPOM No. HM.01.1.2.01.22.01 Tahun 2022 tentang Pelaksanaan Pelayanan Publik Secara Tatap Muka dalam Masa Pandemi Corona Virus Disease (COVID-19) melalui Penguatan Protokol Kesehatan di Lingkungan Badan Pengawas Obat dan Makanan, maka pelayanan publik di lingkungan Badan POM telah dilakukan secara tatap muka.
     
    Selama tahun 2021 sampai dengan awal tahun 2022, implementasi pelayanan publik di Direktorat Pengawasan Produksi Obat, Narkotika, Psikotropika dan Prekursor dibatasi oleh adanya Pandemi COVID-19. Pembatasan tersebut diprioritaskan pada pelayanan publik tatap muka, namun hal tersebut tidak menjadi halangan pelaksanaan pelayanan publik. Direktorat Pengawasan Produksi Obat, Narkotika, Psikotropika dan Prekursor tetap melaksanakan pelayanan publik secara Desktop melalui beberapa aplikasi seperti E-Sertifikasi, live chat pada Website Klik CPOB. Pengupayaan penanggulangan pandemi COVID-19 telah dilaksanakan maksimal, hingga kini berada di tahap transisi menuju endemi, sehingga pelayanan publik dapat dilaksanakan secara tatap muka kembali.
     
    Dalam rangka peralihan pelayanan publik secara tatap muka, maka perlu dilakukan persiapan dalam melaksanakan pelayanan publik secara tatap muka dengan memperkuat penerapan protokol kesehatan untuk memaksimalkan pelayanan publik sehingga dapat berjalan secara efektif dan efisien.
     
    Sebagai komitmen untuk memberikan pelayanan prima dan mendukung Visi, Misi dan Sasaran Strategis Badan POM, Direktorat Pengawasan Produksi Obat, Narkotika, Psikotropika dan Prekursor menyelenggarakan Sosialisasi Pelayanan Publik Tatap Muka pada tanggal 26 April 2022 secara daring yang diikuti oleh seluruh petugas pelayanan publik di Direktorat Pengawasan Produksi Obat, Narkotika, Psikotropika dan Prekursor. Sosialisasi ini dilakukan untuk refresh kembali knowledge petugas pelayanan publik sebagai garda terdepan yang berinteraksi dengan stakeholder sehinga dapat bekerja dengan handal, menjunjung tinggi prinsip-prinsip dasar pelayanan prima, serta memiliki pengetahuan tentang jenis pelayanan publik di Direktorat Pengawasan Produksi Obat, Narkotika, Psikotropika dan Prekursor. Sosialisasi ini meliputi pengetahuan terkait prosedur pelayanan publik tatap muka dalam kondisi pandemi, penggunaan aplikasi antrian online dan refreshment jenis pelayanan publik dan tata cara pengajuan pelayanan publik.
     
    Dengan diselenggarakannya sosialisasi ini diharapkan petugas pelayanan publik di lingkungan Direktorat Produksi Obat, Narkotika, Psikotropika dan Prekursor mampu meningkatkan kinerja pelayanan publik dengan memahami prinsip dasar standar pelayanan untuk masing-masing jenis pelayanan publik di Direktorat Pengawasan Produksi Obat, Narkotika, Psikotropika dan Prekursor dan mengimplementasikan pelayanan prima dalam pelayanan publik tatap muka yang akan dilakukan, sehingga senantiasa dapat memberikan pelayanan publik prima dengan menerapkan prinsip efektif, efisien, inovasi dan komitmen mutu terhadap kepuasan masyarakat.
     

    Artikel Terkait

    Artikel Terbaru

    Artikel Lainnya

    Skip to content